-
Alaaeddine Ajaraie merasa puasa di Indonesia mudah karena laga berlangsung pada malam hari.
-
Striker anyar Persija Jakarta ini sukses mencetak gol debutnya ke gawang PSM Makassar.
-
Dukungan keluarga dan lingkungan mayoritas muslim memberikan motivasi tambahan bagi Alaaeddine Ajaraie.
Aspek sosial juga menjadi alasan mengapa Ajaraie merasa sangat betah berada di Jakarta saat ini.
Keberadaan keluarga yang ikut serta menemaninya di Indonesia menambah kebahagiaan dalam menjalankan ibadah harian.
Status Indonesia sebagai negara dengan mayoritas penduduk muslim membuat lingkungan sekitarnya terasa sangat mendukung.
"Jadi ini sudah biasa bagi saya. Saya percaya Allah memberi kami kekuatan lebih di bulan Ramadan, alhamdulillah,” katanya.
Keyakinan spiritual ini menjadi sumber energi tambahan yang tidak terlihat namun sangat berdampak nyata.
Semangat Ramadan ini terbukti membawa dampak positif pada catatan statistik pribadinya di Liga.
Pada pertandingan sengit melawan PSM Makassar, Ajaraie sukses menyarangkan gol perdana untuk Persija Jakarta.
Pencapaian tersebut menjadi awal yang sangat baik bagi kariernya di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Motivasi yang berlipat ganda muncul secara alami karena ia menganggap Ramadan sebagai bulan yang penuh berkah.
Baca Juga: Ramadan dan Pelajaran tentang Kesederhanaan
Ia merasa mendapatkan kekuatan ekstra yang membuatnya mampu tampil impresif di hadapan para suporter setia.
Setelah sukses mencetak gol pertama, Ajaraie berjanji tidak akan mengendurkan tekanannya pada pertandingan-pertandingan berikutnya.
Kebugaran fisik yang ia rasakan saat ini merupakan modal penting untuk membantu tim meraih posisi puncak.
Ia sangat berterima kasih kepada rekan setim dan manajemen yang telah membantunya beradaptasi dengan cepat.
Target utamanya saat ini adalah konsistensi dalam mencetak gol dan membawa poin penuh bagi tim.
Kehadirannya diharapkan menjadi solusi bagi lini serang Persija yang membutuhkan ketajaman di depan gawang lawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Respons Pelatih Persija Usai Shayne Pattynama Dikritik Tajam Bung Binder
-
Jelang Persib Bandung vs Bali United, Ramon Tanque Fokus dan Siap Kerja Keras
-
Hancurnya Dunia Timnas Futsal Malaysia, 2 Tahun Beruntun oleh Indonesia
-
Usai Tampil Bersama Timnas Indonesia, Elkan Baggott Bakal Debut di Championship?
-
Ambisi Gila Kamboja, Naturalisasi 9 Pemain! Timnas Indonesia Harus Waspada Banget
-
Persija vs Persebaya, Duo Macan Kemayoran Masih Percaya Bisa Juara
-
Demi Tampil Maksimal, Singapura Tiba Lebih Awal Jelang Piala AFF U-17 2026
-
Ollie Watkins Merasa Aston Villa Beruntung Menang 3-1 atas Bologna
-
Rencana AFC Pindahkan Tuan Rumah Piala Asia U-17 ke China Bisa Rugikan Timnas Indonesia U-17
-
Pelatih Kamboja Sebut Persaingan Grup C Piala AFF U-17 2026 Sangat Ketat