-
Jay Idzes tampil konsisten dalam 25 laga dan membawa Sassuolo ke peringkat sembilan.
-
Bek Timnas Indonesia ini masuk 10 besar bek dengan sapuan bola terbanyak di Italia.
-
Idzes akan kembali diuji ketangguhannya dalam laga kandang melawan Atalanta pada awal Maret.
Suara.com - Lini pertahanan Sassuolo kini memiliki sosok tangguh asal Indonesia yang menjadi pembicaraan hangat di Italia.
Jay Idzes sukses mengantarkan timnya menduduki posisi kesembilan dalam klasemen sementara kompetisi kasta tertinggi, Serie A.
Pemain bertahan andalan Timnas Indonesia ini menunjukkan konsistensi luar biasa sepanjang bergulirnya musim kompetisi 2025/2026.
Tercatat pria berusia 25 tahun tersebut telah dipercaya turun ke lapangan dalam 25 pertandingan resmi.
Hanya satu laga saja yang terlewatkan olehnya karena statusnya yang saat itu masih menjadi pemain baru.
Momen perdana Idzes bersama klub berjuluk I Neroverdi terjadi saat bersua Cremonese pada akhir Agustus lalu.
Sejak saat itu posisi pemain yang dominan menggunakan kaki kanan ini seolah tidak mungkin digeser.
Kualitas permainannya di atas rumput hijau mendapatkan apresiasi tinggi dari sang juru taktik, Fabio Grosso.
Kemampuan Idzes dalam membaca arah serangan lawan menjadi nilai tambah yang sangat krusial bagi tim.
Baca Juga: Kurniawan Dwi Yulianto Pimpin Seleksi Perdana 42 Pemain Timnas Indonesia U-17
Mantan penggawa Venezia FC tersebut dikenal sangat cerdik dalam mencari posisi strategis untuk menghalau bola lawan.
Berdasarkan data statistik dari Foot Mob, Idzes telah membukukan total 134 sapuan bola sepanjang musim ini.
Angka tersebut menempatkan dirinya dalam daftar sepuluh besar bek dengan jumlah clearance terbanyak di Italia.
Tidak hanya kuat dalam membuang bola, Idzes juga tercatat sangat efektif dalam melakukan duel fisik.
Pemain yang lahir pada 2 Juni 2000 ini telah mengoleksi sebanyak 21 tekel sukses yang bersih.
Selain tekel, insting Idzes dalam memutus aliran serangan lawan terbukti lewat catatan 33 kali intersep.
Kehebatan Idzes semakin terlihat jelas saat dirinya berduet dengan rekan setimnya, Tarik Muharemovic, di jantung pertahanan.
Kerja sama keduanya menjadikan lini belakang Sassuolo sebagai salah satu unit yang paling sulit ditembus.
Hingga pekan ke-26, gawang I Neroverdi tercatat hanya mengalami kebobolan sebanyak 35 kali berkat andil Idzes.
Ketangguhan ini memberikan rasa aman bagi barisan penyerang Sassuolo untuk tampil lebih agresif mengejar kemenangan.
Memasuki paruh kedua kompetisi, performa kolektif tim asuhan Fabio Grosso menunjukkan grafik yang meningkat drastis.
Dalam lima pertandingan terakhir, tim ini berhasil mengamankan 12 poin penting dari total poin tersedia.
Mereka sukses menyapu bersih empat kemenangan dan hanya merasakan satu kali pahitnya kekalahan di liga.
Kini fokus utama Idzes dan kolega adalah mempersiapkan diri untuk laga sengit yang sudah di depan mata.
Stadion kandang mereka akan menjadi saksi perjuangan Sassuolo saat menjamu tim kuat, Atalanta, akhir pekan ini.
Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (1/3) tersebut akan menjadi panggung pembuktian konsistensi sang pemain.
Publik sepak bola tanah air tentu menantikan aksi heroik Idzes dalam mematikan pergerakan striker lawan yang lincah.
Menghadapi tim papan atas seperti Atalanta membutuhkan konsentrasi penuh dan fisik yang sangat prima bagi bek.
Idzes diharapkan mampu menjaga tren positifnya agar Sassuolo bisa terus merangkak naik ke papan atas klasemen.
Kehadirannya di Serie A bukan sekadar pelengkap, melainkan tulang punggung yang sangat diandalkan oleh manajemen klub.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang
-
Pesta Gol di Bandarlampung, Paul Munster Puji Konsistensi Bhayangkara FC Tekuk Telak Semen Padang
-
Dejan Antonic Sebut Duel Semen Padang Lawan Bhayangkara FC Lucu Karena VAR Rusak dan Penalti
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!
-
TVRI Modernisasi Sistem Penyiaran Sambut Piala Dunia 2026
-
Inter Milan Optimistis Balikkan Keadaan Kontra Bodo/Glimt di San Siro