Bola / Liga Inggris
Rabu, 25 Februari 2026 | 08:53 WIB
Sejarah baru tercipta di Old Trafford saat Adzan berkumandang untuk pertama kalinya. Simak momen haru Qari Ibi Idris saat bukber bareng komunitas muslim Manchester United.[Dok. IG Man United]
Baca 10 detik
  • Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Adzan Maghrib berkumandang di Stadion Old Trafford, markas besar klub Manchester United, pada Selasa (24/2) waktu setempat.
  • Qari asal Inggris, Ibi Idris, menjadi sosok yang mengumandangkan Adzan sekaligus memimpin salat berjamaah dalam acara buka puasa bersama suporter muslim.
  • Acara yang dihadiri sekitar 80 orang tersebut merupakan inisiasi dari Komunitas Muslim Suporter MU (MUMSC) guna mempererat silaturahmi di bulan Ramadan.

Suara.com - Stadion Old Trafford yang merupakan markas legendaris klub Manchester United baru saja menjadi saksi sejarah. Untuk pertama kalinya, Adzan berkumandang di sana.

Momen spiritual ini terekam dalam sebuah video yang mendadak viral di berbagai platform media sosial pada Rabu (25/2/2026) dini hari WIB.

Kehadiran suara Adzan di dalam "Theatre of Dreams" ini menandai tonggak sejarah penting dalam keberagaman budaya di markas besar Manchester United tersebut.

Ibrahim Idris atau yang lebih dikenal dengan nama Ibi Idris merupakan Qari asal Inggris yang mengumandangkan Adzan di stadion tersebut.

Peristiwa bersejarah ini terjadi pada Selasa (24/2) waktu setempat bertepatan dengan kegiatan di bulan suci Ramadan.

Kandang Manchester United tersebut sengaja dijadikan lokasi untuk menggelar acara buka puasa bersama oleh Komunitas Muslim Suporter MU (MUMSC).

Ibi Idris membagikan momen berharga itu melalui akun media sosial pribadinya dan menyebutnya sebagai pengalaman yang luar biasa.

"Untuk pertama kalinya Adzan di Old Trafford. Momen yang luar biasa. Alhamdulillah," tulis Ibi Idris melalui unggahan di akun TikTok miliknya.

Kegiatan buka puasa bersama ini dirancang secara khusus bagi anggota komunitas dengan kuota yang sangat terbatas.

Baca Juga: Ditekan Habis oleh Everton, Michael Carrick Puji Mental Baja Manchester United

Tercatat sekitar 80 peserta yang terdiri dari jajaran pengurus komunitas serta para pendukung setia klub hadir dalam agenda tersebut.

Agenda di stadion berkapasitas 74 ribu penonton ini tidak hanya sekadar kegiatan makan bersama saat waktu berbuka tiba.

Para peserta terlebih dahulu berkumpul di salah satu area stadion untuk berbuka puasa yang kemudian dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah.

Pihak penyelenggara memanfaatkan momentum ini untuk mempererat ikatan kekeluargaan di antara sesama pendukung muslim Manchester United.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk merayakan nilai-nilai kebersamaan dan toleransi selama bulan suci Ramadan.

Ibi Idris yang merupakan Qari ternama di tanah Britania menjadi sorotan utama karena peran gandanya dalam acara tersebut.

Selain mengumandangkan Adzan Magrib, ia juga membacakan lantunan ayat suci Alquran dengan sangat merdu di area stadion.

Tak hanya itu, Ibi Idris juga bertindak sebagai imam dalam pelaksanaan salat Magrib berjamaah yang diikuti oleh puluhan peserta.

Kegiatan buka puasa bersama yang melibatkan para fans muslim ini merupakan kelanjutan dari tradisi yang sudah dibangun pada tahun-tahun sebelumnya.

Langkah Manchester United yang membuka pintu stadionnya bagi kegiatan keagamaan ini mendapatkan apresiasi luas dari netizen di seluruh dunia.

Load More