-
Teja Paku Alam memimpin dengan rekor 14 clean sheet dari 21 laga musim ini.
-
Mike Hauptmeijer dan Nadeo Argawinata bersaing ketat dalam daftar empat kiper terbaik liga.
-
Statistik menunjukkan dominasi kiper lokal dalam menjaga pertahanan tim di Super League 2025.
Suara.com - Kompetisi kasta tertinggi sepak bola tanah air BRI Super League musim 2025-2026 menyajikan persaingan ketat di posisi penjaga gawang.
Hingga melewati pekan ke-24, beberapa kiper menunjukkan performa luar biasa dalam menjaga area pertahanan mereka.
Statistik terbaru mengungkapkan bahwa hanya segelintir pemain yang mampu tampil konsisten tanpa kebobolan di setiap laga.
Ketangguhan para pemain di bawah mistar gawang ini menjadi kunci stabilitas tim dalam meraih poin penuh.
Keberhasilan sebuah klub di papan atas sangat bergantung pada minimnya jumlah gol yang bersarang ke gawang.
Teja Paku Alam saat ini memegang predikat sebagai penjaga gawang yang paling sulit untuk dijebol lawan.
Pilar utama Persib Bandung ini telah memainkan 21 pertandingan dengan catatan statistik yang sangat mengagumkan bagi fans.
Hingga saat ini, ia sukses membukukan total 14 kali clean sheet untuk membantu timnya tetap berjaya.
Rasio keberhasilannya dalam menjaga gawang tetap suci mencapai angka yang sangat fantastis yakni sekitar 66,7 persen.
Baca Juga: Soroti Kepemimpinan Wasit, Marc Klok Sebut Persib Harusnya Menang atas Persebaya
Berkat performanya, tim berjuluk Maung Bandung tersebut hanya merasakan gawang mereka bergetar sebanyak 11 kali saja.
Peringkat kedua dalam daftar kiper paling tangguh diduduki oleh pemain asing milik klub Bali United.
Mike Hauptmeijer membuktikan kapasitasnya sebagai rekrutan yang sangat efektif bagi pertahanan skuad yang dijuluki Serdadu Tridatu.
Dari total 23 laga yang sudah dijalani, kiper asal luar negeri ini berhasil mengoleksi 9 clean sheet.
Persentase nirbobol yang ia miliki tercatat sebesar 39,1 persen selama mengawal lini belakang tim asal Bali.
Kehadirannya memberikan rasa aman yang luar biasa bagi barisan bek dalam menghalau serangan tajam para penyerang lawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
Terkini
-
Modus Dokumen Fiktif, Eks Pegawai Bank BJB Banten dan Rekannya Jadi Tersangka Korupsi Rp8,7 Miliar
-
5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
-
Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
-
Kelebihan dan Kekurangan LG webOS Dibanding Google TV, Mana yang Lebih Bagus?
-
Lontong Medan: Kuliner "Ramai" yang Bikin Rindu, Wajib Ada Mi!
-
Gunung Sinabung Siaga, 650 Warga Karo Mengungsi
-
Karhutla Kembali Muncul di Indragiri Hilir, Indragiri Hulu dan Bengkalis
-
Di Tengah Birunya Kepulauan Seribu, Anak-Anak Menemukan Makna Kemerdekaan yang Berbeda
-
Prabowo Perintahkan Penertiban Kawasan Hutan, Penegakan Hukum Harus Transparan
-
615 Kebakaran Terjadi di Jateng hingga Agustus, Kelalaian Manusia Jadi Sorotan