- Emil Audero, kiper Cremonese, baru saja menorehkan 200 penampilan di kompetisi Serie A Italia.
- Pencapaian 200 laga Audero kontras dengan Jay Idzes yang baru mengoleksi 62 penampilan di liga yang sama.
- Pengalaman tinggi Audero di liga top Eropa menciptakan perbedaan signifikan dibandingkan rekam jejak Idzes saat ini.
Suara.com - Pengalaman dan jam terbang di liga top Eropa menjadi pembeda. Hal ini terbukti jelas jika membandingkan dua pilar Timnas Indonesia yang berkarier di Italia, Emil Audero dan Jay Idzes.
Dengan pencapaian terbarunya, Emil Audero seolah menegaskan levelnya dan membuat Jay Idzes terlihat seperti 'anak kemarin sore' di panggung Serie A Italia.
Baru-baru ini, penjaga gawang milik US Cremonese itu mengukir sebuah tonggak sejarah yang luar biasa.
Penjaga gawang kelahiran Mataram ini resmi memainkan pertandingannya yang ke-200 di kompetisi Serie A Italia, sebuah pencapaian yang menandakan konsistensi tingkat tinggi.
Momen spesial itu terjadi ketika Cremonese bertandang menghadapi US Lecce. Laga tersebut menjadi bukti sahih betapa matangnya Audero di level elite.
Media Italia, Cuore Grigiorosso bahkan secara khusus menyoroti rekor ini, mengakui betapa sulitnya seorang kiper mencapai angka tersebut.
"Audero dari Cremonese mencapai 200 penampilan Serie A," tulis media Italia, Cuore Grigiorosso.
Selama 200 pertandingan itu, Audero mencatatkan 45 clean sheet dan kebobolan 307 gol, mayoritas saat menjadi andalan utama Sampdoria selama bertahun-tahun.
Statistik dan jam terbang ini menciptakan jurang pemisah yang sangat dalam jika disandingkan dengan Jay Idzes.
Baca Juga: Media Belanda Tercengang Lihat Performa Jay Idzes di Serie A, Singgung Rekor Kapten Timnas Indonesia
Meski menyandang ban kapten Timnas Indonesia, pengalaman Idzes di Serie A masih sangat minim.
Sejauh ini, Jay Idzes baru mencatatkan 62 penampilan selama dua musim berkarier di Liga Italia.
Angka tersebut sangat jomplang dibandingkan milik Audero. Dengan pengalaman hampir tiga kali lipat lebih banyak di salah satu liga terberat di dunia, Audero jelas membuktikan siapa yang lebih senior dan teruji di level tertinggi sepak bola Italia.
Berita Terkait
-
Jay Idzes hingga Diks Ikut Tunggu Hasil Sidang Isbat Kemenag Jelang FIFA Series 2026, Kok Bisa?
-
Deretan Pemain Paling Jago Bola Udara di Timnas Indonesia, Salah Satunya Elkan Baggott
-
Tak Hanya Paes dan Audero, Ini 3 Kiper Lokal yang Siap Gebrak Skuad Garuda Era John Herdman
-
Siap Tempur! 3 Pemain Timnas Indonesia dengan Menit Bermain Terbanyak Musim Ini
-
Gaya Main Jay Idzes Disamakan dengan Bek Nottingham Forest Seharga Rp869 Miliar
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa