- Persib Bandung kontra Borneo FC akan bertanding di Samarinda pada Minggu, 15 Maret 2026, sebagai laga papan atas liga.
- Persib memimpin klasemen dengan 57 poin, unggul empat angka dari Borneo FC yang berada di posisi kedua.
- Bek Persib, Federico Barba, menilai Borneo FC sebagai tuan rumah menanggung beban lebih besar dalam laga ini.
Suara.com - Bek Persib Bandung, Federico Barba, menilai Borneo FC berada di bawah tekanan saat berhadapan dengan skuad Maung Bandung pada laga BRI Super League 2025/2026.
Persib Bandung dijadwalkan akan melakoni pertandingan tandang BRI Super League 2025/2026 menghadapi Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (15/3/2026).
Menurut Federico Barba, pertandingan tersebut diprediksi bakal berlangsung ketat, lantaran laga kali ini mempertemukan tim papan atas klasmen.
Persib saat ini berada di puncak klasemen dengan mengumpulkan 57 poin. Sedangkan Borneo FC di posisi kedua mengoleksi 53 poin.
Lebih lanjut bek asal Italia ini menilai, Borneo FC merupakan salah satu tim kuat di BRI Super League 2025/2026, maka tak heran tim berjuluk Pesut Etam berada di papan atas klasmen.
Selain itu, pada pertandingan kali ini Borneo FC akan bermain sebagai tuan rumah dan mendapat dukungan langsung dari ribuan suporternya.
"Jadi ketika dua tim teratas di klasemen bertemu, ini tentu akan menjadi pertandingan yang sulit," kata Federico Barba saat sesi konferensi pers menjelang pertandingan, Sabtu (14/3/2026).
"Saya menduga itu. Ini akan sulit, mereka merupakan tim yang bagus," tegas mantan pemain Timnas Italia U-21 ini.
Federico Barba menegaskan pada pertandingan tandang ini, skuad Maung Bandung tidak merasa memiliki beban.
Baca Juga: Persib Bandung Siap Hadapi Borneo FC, Bojan Hodak Targetkan Hasil Positif
Justru menurut Federico Barba, Borneo FC yang bermain sebagai tuan rumah memiliki tekanan, karena mereka bermain di kandang dan dihadiri suporter.
Selain itu, Borneo FC juga membutuhkan kemenangan untuk memangkas jarak poin dengan skuad Maung Bandung di klasemen.
"Dan saya rasa mereka yang berada dalam kondisi di bawah tekanan, karena mungkin ini bisa saja menjadi kesempatan terakhir bagi mereka untuk mengejar kami," ucapnya
Federico Barba bersama rekan-rekannya saat ini sudah dalam kondisi siap bertanding, lantaran sebelumnya sudah mempersiapkan segala sesuatunya.
Pemain yang menggunakan nomor punggung 93 ini juga akan berusaha untuk menampilkan permainan terbaiknya guna membawa pulang poin.
"Jadi tekanan lebih sedikit dirasakan kami dan kami akan bermain lebih leluasa," tegasnya.
Kontributor : Rahman
Berita Terkait
-
Persib Bandung Siap Hadapi Borneo FC, Bojan Hodak Targetkan Hasil Positif
-
Persib Ulang Tahun ke-93, Umuh Muchtar Berharap Hattrick Juara
-
Borneo FC Lagi Garang-garangnya, Nadeo Harap Pesut Etam Lumat Persib di Samarinda
-
Respons Berkelas Bek Persib Frans Putros soal Perang AS-Iran Untungkan Timnas Irak
-
Bek Persib Frans Putros Soroti Situasi Timur Tengah Jelang Play-off Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti
-
BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial
-
Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon
-
Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan
-
KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar
-
Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih
-
Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi
-
Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah
-
Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung
-
Semakin Praktis, Pembayaran Transportasi Umum Kini Cukup Tempel HP