- Marselino Ferdinan resmi kembali bermain setelah pulih dari cedera panjang bersama AS Trencin B pada 19 April 2026.
- Pemain berusia 21 tahun itu tampil sebagai starter selama 45 menit saat menghadapi MSK Senec di Liga Slovakia.
- Kondisi fisik yang pulih membuka peluang Marselino untuk kembali ke tim utama serta dipanggil memperkuat Timnas Indonesia.
Suara.com - Gelandang muda berbakat Indonesia, Marselino Ferdinan secara resmi telah pulih dari cedera panjangnya dan melakoni laga comeback bersama tim AS Trencin B pada Senin (19/4/2026).
Pemain yang akrab disapa Marceng ini langsung diturunkan sebagai starter dengan nomor punggung 13 saat AS Trencin B bermain imbang 1-1 melawan MSK Senec di kompetisi kasta ketiga Liga Slovakia.
Ia bermain selama 45 menit di babak pertama sebelum digantikan oleh Matus Igaz.
Meskipun belum menunjukkan aksi yang menonjol, kembalinya Marselino ke lapangan hijau ini sudah menjadi sinyal yang sangat positif.
Ini adalah pertandingan kompetitif pertamanya setelah absen selama kurang lebih lima bulan akibat cedera.
Terakhir kali Marselino tampil untuk AS Trencin adalah pada November 2025. Sejak saat itu, ia harus menjalani proses pemulihan intensif yang membuatnya melewatkan sejumlah agenda penting, termasuk panggilan untuk SEA Games 2025.
Sebelum dihantam cedera, pemain berusia 21 tahun ini tercatat telah mengoleksi tiga penampilan bersama tim senior AS Trencin.
Kini dengan kondisinya yang telah pulih sepenuhnya, keputusan untuk kembali ke tim utama berada sepenuhnya di tangan pelatih.
Kabar ini juga menjadi berita yang sangat menggembirakan bagi Timnas Indonesia dan pelatih John Herdman.
Baca Juga: Diincar Timnas Indonesia, Rekan Setim di Leeds United Bisiki Pascal Struijk untuk Pilih Belanda
Marselino adalah salah satu talenta terbaik yang belum pernah dijajal oleh sang pelatih baru.
Jika tidak ada aral melintang dan ia mampu kembali ke performa terbaiknya, peluangnya untuk mendapatkan panggilan di agenda FIFA Matchday pada Juni mendatang sangat terbuka lebar.
Berita Terkait
-
Ogah Segrup! Pelatih Thailand Akui Timnas Indonesia yang Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027
-
Cara Jay Idzes Menenangkan Diri Jika Melawan Pesepak Bola Top, Galak Banget!
-
Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Kabarnya Diminati Manchester United
-
Gelandang Jepang Penuhi Syarat Bela Timnas Indonesia di Akhir Tahun
-
John Herdman Berpotensi Diperkuat Pemain Keturunan Jerman Eks Bayer Leverkusen?
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Dedemit Kepala Putus yang Menyamar Menjadi Penjual Bakso Keliling
-
Shin Tae-yong Dilaporkan Kena Sanksi Berat KFA Terkait Dugaan Tindak Kekerasan
-
Charger Lokal Pertama Berteknologi Pengatur Tegangan Presis, Ini Bisa Jadi Solusi Overheat iPhone 17
-
Perang Meluas, 2 Nadi Minyak Dunia Jadi Arena Terbang Rudal dan Bom Drone
-
8 Weton Balungan Sugih Apa Saja? Ini Daftar Menurut Primbon Jawa dan Maknanya
-
Kegiatan Usaha PFII Pakai Dolar AS, Purbaya Ungkap Nasib Rupiah di Tengah Pelemahan
-
Apa Tema Resmi HUT ke-81 RI Tahun 2026? Ini Makna dan Link Download Logo
-
Soal Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dirjen Pajak Minta Publik Tak Perlu Perbesar Isu
-
Kapan Puncak Kejayaan Weton Selasa Legi? Cek Bocoran Usia Emas dan Garis Rezeki di Sini!
-
Kritik Rencana URI, ADAKSI: Jangan Sampai 'Membajak' Dosen dan Sedot Dana Operasional PTN