-
Indonesia masuk Grup A bersama Vietnam, Myanmar, dan Timor Leste di AFF U-19.
-
Pelatih Nova Arianto memulai pemusatan latihan di Yogyakarta pada tanggal 10 Mei mendatang.
-
Sumatera Utara resmi menjadi tuan rumah penyelenggaraan ASEAN U-19 Boys Championship 2026 mendatang.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-19 Nova Arianto menegaskan timnya siap menghadapi tekanan sebagai juara bertahan usai hasil drawing ASEAN U-19 Boys' Championship 2026 menempatkan Garuda Muda satu grup dengan Vietnam.
Dalam undian yang digelar di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Kamis (7/5/2026), Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Timor Leste, dan Myanmar.
Nova Arianto mengakui Vietnam menjadi tantangan terbesar bagi timnya di fase grup. Namun, ia menegaskan status juara bertahan harus menjadi motivasi tambahan bagi para pemain muda Indonesia.
"Berada di Grup A bersama Vietnam tentu tantangan tersendiri, tetapi kami siap," kata Nova dalam keterangannya.
"Status juara bertahan memberikan tekanan, namun itu harus menjadi motivasi ekstra bagi anak-anak. Kami akan memulai pemusatan latihan di Yogyakarta pada 10 Mei untuk memastikan tim dalam kondisi puncak," jelasnya.
AFF U-19 2026 akan berlangsung pada 1 hingga 14 Juni mendatang dengan Sumatera Utara dipercaya sebagai tuan rumah.
Sebanyak 10 negara Asia Tenggara dipastikan ambil bagian dalam turnamen tersebut.
Indonesia datang dengan modal mentereng setelah menjadi juara pada edisi 2024 dengan catatan 100 persen kemenangan sepanjang turnamen.
Acara drawing turut dihadiri Ketua Umum PSSI Erick Thohir bersama sejumlah petinggi sepak bola Asia Tenggara.
Baca Juga: Nova Arianto Panggil 7 Pemain Diaspora untuk Hadapi Piala AFF U-19 2026, Termasuk Matthew Baker
Sebelum pengundian dilakukan, panitia juga menyerahkan donasi simbolis berupa 1.300 bola kepada sekolah sepak bola di Sumatera Utara.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai AFF U-19 2026 menjadi panggung penting bagi talenta muda Indonesia untuk menunjukkan kualitas di level internasional.
"Keberhasilan penyelenggaraan adalah kerja bersama. PSSI tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat Sumatera Utara," ucapnya.
"Fokus kita adalah memberikan pelayanan terbaik sekaligus memberikan panggung bagi talenta muda kita untuk bersinar di tingkat internasional," ungkapnya.
Berikut hasil lengkap pembagian grup AFF U-19 2026:
Grup A: Indonesia, Vietnam, Timor Leste, Myanmar
Grup B: Thailand, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam
Grup C: Australia, Kamboja, Filipina
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien