- Chelsea mempertimbangkan untuk menjual Alejandro Garnacho pada bursa transfer musim panas 2026 karena performanya dinilai kurang memuaskan.
- Pemain berusia 20 tahun tersebut kesulitan tampil konsisten dengan hanya mencetak delapan gol di semua kompetisi musim 2025/2026.
- Sejumlah klub papan atas Italia kini terus memantau situasi Garnacho yang berpotensi dilepas oleh manajemen klub asal London tersebut.
Suara.com - Masa depan Alejandro Garnacho di Chelsea dikabarkan mulai tidak menentu. Winger asal Argentina itu berpotensi meninggalkan Stamford Bridge hanya satu musim setelah direkrut dari Manchester United.
Chelsea disebut terbuka untuk mendengarkan tawaran yang datang untuk Garnacho setelah penampilannya pada musim 2025/2026 dinilai belum memenuhi ekspektasi klub.
Pemain berusia 20 tahun tersebut didatangkan dengan nilai transfer sekitar 47 juta euro. Dalam kesepakatan transfer itu, Manchester United juga memperoleh klausul penjualan kembali sebesar 10 persen jika Chelsea melepas Garnacho di masa depan.
Namun, Garnacho kesulitan menunjukkan performa terbaiknya selama musim perdananya bersama The Blues. Ia hanya mencetak delapan gol di semua kompetisi.
Dari jumlah tersebut, hanya satu gol yang dicetak di Premier League dan satu gol lainnya lahir di Liga Champions. Penampilan yang tidak konsisten membuat Garnacho beberapa kali kehilangan tempat utama dalam skuad Chelsea.
Dilansir dari Tribal Football, manajemen Chelsea kini mempertimbangkan kemungkinan menjual sang pemain apabila ada tawaran yang sesuai.
Meski mengalami masa sulit di Inggris, Garnacho masih memiliki daya tarik di bursa transfer. Sejumlah klub papan atas Italia dikabarkan terus memantau situasinya dan siap memanfaatkan peluang apabila Chelsea benar-benar memutuskan untuk melepasnya.
Dengan usia yang masih muda dan pengalaman bermain di level tertinggi Eropa, Garnacho diyakini tetap memiliki nilai jual tinggi. Kini, keputusan terkait masa depannya diperkirakan akan menjadi salah satu sorotan pada bursa transfer musim panas 2026.
Baca Juga: Resmi Pensiun, James Milner Tulis Pesan Menyentuh untuk Leeds United
Berita Terkait
-
Resmi Pensiun, James Milner Tulis Pesan Menyentuh untuk Leeds United
-
Arne Slot Tulis Surat Perpisahan untuk Liverpool
-
John Terry Paham Perasaan Gabriel: Saya Pernah di Posisi Itu
-
James Milner Pensiun di Usia 40 Tahun, Akhiri Karier Legendaris Setelah 24 Musim di Liga Inggris
-
Bedah Statistik: Ini Alasan Andoni Iraola Cocok Gantikan Arne Slot di Liverpool!
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Harga Pertamax Green 95 Sebesar Rp2.550 Mulai 2 September 2026 Tembus Rp19.150 per Liter
-
Eskalasi AS-Iran Picu Kenaikan Harga Minyak dan Kerek Kekhawatiran Inflasi Global
-
Cara Mencegah Freckles Bertambah Banyak dan Makin Gelap, Jangan Abaikan Sinar Matahari
-
293 Santri di Sidoarjo Keracunan MBG, 8 Orang Kondisi Berat
-
Ulasan Buku Penghancuran Buku: Saat Buku Dibakar & Ingatan Dihapus
-
Diduga Hendak Curi Kabel, Pria Tanpa Identitas Tewas Tersengat Listrik di Gardu LRT Pancoran
-
Ini Kriteria Tokoh yang Diusulkan Dapat Gelar dan Tanda Kehormatan dari Pemerintah
-
Arkeolog Temukan Ribuan Struktur Misterius Suku Aquiry yang di Hutan Amazon
-
Struktur Lapisan Bumi dari Kerak sampai Inti Bumi, Penjelasan dan Gambarnya
-
Karhutla di Aceh Barat Meluas, Tembus 6,5 Hektare Lahan