- Carlo Ancelotti melakukan rotasi pemain dan skema taktik baru bagi Timnas Brasil jelang laga uji coba melawan Mesir.
- Latihan di New Jersey melibatkan pergantian starter seperti Douglas Santos, Lucas Paqueta, serta Igor Thiago ke tim utama.
- Timnas Brasil menguji formasi ofensif 3-2-5 untuk meningkatkan fleksibilitas dan mencari komposisi terbaik sebelum Piala Dunia 2026.
Suara.com - Timnas Brasil mulai menunjukkan wajah baru di bawah arahan Carlo Ancelotti jelang Piala Dunia 2026.
Dalam sesi latihan terbuka di New Jersey, pelatih asal Italia itu mencoba sejumlah perubahan signifikan dalam susunan pemain dan skema permainan.
Dilansir dari O Globo, Ancelotti melakukan rotasi pemain dibanding laga sebelumnya melawan Panama, sebagai persiapan menghadapi Mesir dalam laga uji coba terakhir.
Perubahan paling mencolok adalah masuknya Douglas Santos, Lucas Paqueta, dan Igor Thiago ke dalam tim utama.
Ketiganya menggantikan Alex Sandro, Luiz Henrique, dan Matheus Cunha dalam komposisi starter.
Tak hanya pergantian pemain, Brasil juga mencoba pendekatan taktik berbeda.
Dengan Wesley bermain lebih ofensif dan Douglas Santos lebih bertahan, tim berlatih menggunakan formasi menyerang 3-2-5.
Dalam sesi tersebut, Ancelotti juga sempat menguji Rayan di sisi kiri, bergantian dengan Raphinha.
Fleksibilitas ini menunjukkan upaya mencari kombinasi terbaik di lini serang.
Baca Juga: Cerita Timnas Jepang Target Juara Piala Dunia 2050, Apa Saja yang Mereka Lakukan?
Susunan tim utama yang diuji menempatkan Alisson di bawah mistar.
Lini belakang diisi Wesley, Marquinhos, Gabriel Magalhaes, dan Douglas Santos.
Di lini tengah, Casemiro, Bruno Guimaraes, dan Lucas Paqueta menjadi motor permainan.
Sementara lini depan diisi Raphinha, Vinícius Junior, dan Igor Thiago.
Ancelotti juga melakukan rotasi di sektor pertahanan.
Marquinhos dan Gabriel Magalhaes bergantian dengan Brenner dan Léo Pereira dalam beberapa skenario permainan.
Pada sesi kedua latihan, variasi kembali dilakukan.
Danilo dan Ibanez dicoba di sisi kanan, sementara Alex Sandro kembali mengisi sisi kiri.
Kombinasi lini tengah berubah dengan kehadiran Fabinho dan Danilo, sedangkan lini depan diisi Gabriel Martinelli, Matheus Cunha, Endrick, dan Luiz Henrique.
Berita Terkait
-
Cerita Timnas Jepang Target Juara Piala Dunia 2050, Apa Saja yang Mereka Lakukan?
-
Kisah Lama Terulang? Prancis Terancam Ulangi Drama 2010, Mbappe Cs Ribut Jelang Piala Dunia 2026
-
Messi Latihan Terpisah, Ada Apa dengan Argentina Jelang Piala Dunia 2026?
-
Siapa Nomor 10 Timnas Inggris di Piala Dunia 2026? Jude Bellingham atau Morgan Rogers
-
Siapa Raja Lini Tengah Grup D Piala Dunia 2026? Pulisic, Irvine, dan Calhanoglu Jadi Sorotan
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Persib Bandung Tak Main-main di Piala Presiden 2026, Igor Tolic Siapkan Taktik Kejutan
-
Ulasan Novel Burung-Burung Berkisah: Keindahan Alam dalam Sastra Klasik
-
Daftar Negara yang Bisa QRIS Cross-Border BRImo
-
Uji Rasa Aditya Kwetiau Jambi: 15 Tahun Eksis, Porsinya Bikin Dompet Aman Perut Kenyang!
-
Tiga Penjarah Fasilitas Masjid di Tulang Bawang Berakhir di Tangan Polisi
-
Mimpi Besar Motor Listrik Nasional Dituntut Bukan Sekadar Proyek Seremonial Belaka
-
Ulasan Anggur Kemurkaan: Kisah Tragis Keluarga Joad di Tengah Krisis Amerika
-
Tragedi Rem Blong di Jombang: Truk Seruduk Buruh Pabrik, Dua Nyawa Melayang Seketika
-
Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir
-
Sinopsis 72 Hours, Film Komedi tentang Pesta Bujangan Berujung Kekacauan