- Timnas Senegal berhasil lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 setelah menjuarai Grup B Kualifikasi Zona Afrika.
- Keberhasilan ini menandai partisipasi keempat Senegal dalam Piala Dunia serta pencapaian tiga kali lolos secara beruntun.
- Pelatih Pape Thiaw memimpin skuad berisi kombinasi pemain senior dan muda untuk bersaing di Amerika Utara.
Suara.com - Timnas Senegal masuk putaran final Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, pada 11 Juli - 20 Juli, untuk mencetak sejarah dalam ajang sepak bola paling prestisius ini.
Laman FIFA pada Kamis menyatakan Sadio Mane dan kawan-kawan melanjutkan tradisi sebagai salah satu kekuatan sepak bola Afrika dalam satu dekade terakhir setelah tampil konsisten sepanjang kualifikasi.
Senegal menjadi salah satu wakil Afrika yang lolos langsung ke Piala Dunia 2026 setelah menjuarai Grup B Kualifikasi Zona Afrika.
Mereka mengakhiri babak kualifikasi di puncak klasemen setelah menang meyakinkan 4-0 atas Mauritania pada laga terakhir.
Hasil itu membuat Senegal unggul atas pesaing terdekatnya, Republik Demokratik Kongo.
Keberhasilan itu membuat mereka tiga kali lolos secara beruntun ke putaran final Piala Dunia setelah 2018 dan 2022.
2026 menjadi penampilan keempat Senegal dalam Piala Dunia setelah pertama kali mengikuti turnamen ini pada 2002 di Korea Selatan dan Jepang.
Tangah Dingin Legenda
Pelatih Senegal Pape Thiaw adalah mantan pemain yang menjadi bagian dari generasi emas Senegal pada Piala Dunia 2002.
Baca Juga: Neymar Absen Laga Brasil vs Mesir, Fokus Pemulihan di New Jersey
Dia ditunjuk secara permanen pada akhir 2024 setelah berstatus pelatih interim menggantikan Aliou Cisse.
Di bawah arahannya, Senegal mempertahankan performa kompetitif dan mendapatkan tiket ke Amerika Utara.
Pencapaian terbaik Senegal terjadi pada debut di Korea Selatan-Jepang.
Saat itu Senegal mengejutkan dunia dengan menumbangkan juara bertahan Prancis 1-0, pada laga pembuka sebelum melaju hingga perempat final.
Perjalanan sensasional mereka terhenti setelah dikalahkan Turki melalui aturan golden goal. Hingga kini, pencapaian itu masih menjadi salah satu prestasi terbesar dalam sejarah sepak bola Singa Teranga.
Pada 2018 di Rusia, Senegal gagal lolos dari fase grup karena kalah dalam perhitungan fair play. Empat tahun kemudian di Qatar 2022, mereka bangkit dengan mencapai babak 16 besar, sebelum dihentikan Inggris 0-3.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Tanpa Pelantikan, Prabowo Resmi Angkat Kuntadi sebagai Jampidsus
-
7 Motor Kuat Nanjak dan Angkat Barang Berat tapi Irit Bensin, Harga 5 Jutaan
-
Bisakah Label dan Pajak Karbon pada Pangan Tekan Emisi Tanpa Bebani Konsumen? Peneliti Ungkap Ini
-
4 Ide OOTD Romantic Soft Girl ala A-na Hearts2Hearts yang Super Gemas!
-
Purbaya Tegaskan Kebijakan Layer Tarif Cukai Rokok Berlaku Tahun Ini, Tinggal Tunggu DPR
-
Jadwal Perempat Final VNL Putri 2026, 22-23 Juli: Brasil Hadapi Jepang
-
Wali Kota Muslim New York Zohran Mamdani Batal Tangkap Benjamin Netanyahu, Kenapa?
-
Kenapa 23 Juli Diperingati sebagai Hari Anak Nasional? Begini Sejarahnya
-
Sudaryono Jadi Kepala BGN yang Baru, Dilantik Sore Ini
-
9 Jam Tangan Pintar Anti Air untuk Aktivitas Outdoor yang Murah, Mulai Rp200 Ribuan