- Shin Tae-yong resmi menjadi pelatih Persija Jakarta mulai Senin, 8 Juni 2026 dengan durasi kontrak tiga tahun.
- Pelatih asal Korea Selatan tersebut mencatatkan diri sebagai pelatih kedelapan yang pernah menangani Persija dan Timnas Indonesia.
- Tujuh pelatih pendahulu sebelumnya memiliki rekam jejak melatih Persija Jakarta dan Timnas Indonesia dalam periode waktu berbeda.
Suara.com - Hubungan historis yang teramat erat senantiasa terjalin antara klub kebanggaan ibu kota, Persija Jakarta dengan Timnas Indonesia.
Bukti konkret dari kedekatan ini tercermin dari banyaknya juru taktik yang pernah menakhodai kedua kubu dalam kurun waktu berbeda.
Teranyar nama Shin Tae-yong resmi bergabung dalam daftar elite tersebut setelah pelatih asal Korea Selatan itu diperkenalkan sebagai arsitek baru Persija Jakarta pada Senin (8/6/2026) dengan durasi kontrak tiga tahun.
Bagi pencinta sepak bola tanah air, nama Shin Tae-yong tentu sangat melekat dengan reputasinya sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia.
Sepanjang kiprah kepemimpinannya pada periode 2020 hingga 2025, STY sukses mempersembahkan berbagai catatan impresif serta perkembangan positif bagi skuad Garuda, kendati belum sempat menyumbangkan trofi juara.
Bergabungnya STY ke kubu Macan Kemayoran menjadikannya pelatih kedelapan dalam sejarah sepak bola nasional yang pernah memegang kemudi taktis di Persija sekaligus tim nasional.
Berikut adalah rekam jejak tujuh nakhoda pendahulu yang memiliki riwayat karier serupa:
- Endang Witarsa: Sosok legendaris ini merupakan pelatih pertama yang mencatatkan sejarah bersama kedua tim. Ia mengarsiteki Persija pada era kompetisi Perserikatan (1962–1967), sebelum akhirnya dipercaya menukangi Timnas Indonesia dalam tiga periode berbeda, yakni pada tahun 1970, 1972–1973, dan 1981.
- Sinyo Aliandoe: Langkah legendaris Witarsa diikuti oleh Sinyo Aliandoe yang sukses membesut Persija Jakarta pada periode 1973–1975. Berkat tangan dinginnya, ia kemudian dipercaya mengomandoi taktik Timnas Indonesia pada tahun 1985.
- Marek Janota: Pelatih asal Polandia ini mengukir sejarah sebagai pelatih asing pertama di Persija (1977–1979). Kinerjanya yang ciamik membuat PSSI kepincut dan langsung merekrutnya untuk mengasuh tim nasional pada 1979.
- Ivan Kolev: Juru taktik asal Bulgaria ini melatih Persija terlebih dahulu pada periode 1999–2000. Ia kemudian dipercaya mengasuh Timnas Indonesia (2002–2004 dan 2007) sebelum akhirnya kembali menukangi Persija pada 2019.
- Danurwindo: Pelatih kawakan ini mengarsiteki Timnas Indonesia pada tahun 1992 terlebih dahulu, sebelum akhirnya memutuskan merapat untuk melatih Macan Kemayoran pada periode 2008–2009.
- Benny Dollo: Mendiang pelatih yang akrab disapa Bendol ini pernah menakhodai skuad Garuda pada 2001 dan 2008–2010. Setelah itu, ia melabuhkan karier taktisnya bersama Persija Jakarta pada musim 2013–2014.
- Rahmad Darmawan: Pelatih asal Lampung yang akrab disapa RD ini tercatat membesut Persija dalam tiga kesempatan berbeda (2005–2007, 2010–2011, dan 2014–2015). Pengalaman matang tersebut mengantarkannya naik kelas untuk menakhodai Timnas Indonesia pada 2013 silam.
- Shin Tae-yong: Pelatih asal Korea Selatan ini ditunjuk menjadi Timnas Indonesia pada akhir 2019 silam dan sukses bersama skuad Garuda. Setelah ia dipecat PSSI, kini STY menerima tawaran dari Persija.
Tag
Berita Terkait
-
John Herdman Wanti-wanti Timnas Indonesia, Mozambik Bisa Hukum Garuda Lewat Satu Umpan Mematikan
-
Rapor Merah Mozambik Jelang Lawan Timnas Indonesia Malam Ini, Skuad Garuda Mudah Menang?
-
Erick Thohir Ungkap Progres Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery, Segera Masuk DPR?
-
Kata-kata Mengancam Pelatih Mozambik ke Timnas Indonesia
-
Dony Tri Pamungkas Mengancam Posisi Senior, John Herdman Puji Fleksibilitas Hybrid Bek Muda Persija
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Jaga Hak Perempuan, DPR Didesak Segera Sahkan Wahidah Suaib Jadi Anggota PAW Ombudsman RI
-
Warning Hasto Jelang Muktamar: NU Terlalu Besar Diseret ke Politik Praktis, Jangan Coba Pecah Belah
-
Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
-
Dilema Keuangan Anak Muda: Melek Finansial, tapi Masih Andalkan Paylater
-
Buku Tuhan Maha Asyik: Menikmati Perjalanan Spiritual Bersama Sujiwo Tejo
-
4 Rekomendasi HP Mid Range Kamera Mirip iPhone, Hasil Foto Tak Kalah Jernih dan Estetik
-
Wisata Candi Plaosan Kian Bergeliat, UMKM Desa Bugisan Raup Kenaikan Pendapatan 31 Persen
-
Panda Bond Perdana dari Purbaya Laris Manis, Dipesan Investor China hingga Rp 45 Triliun
-
BCA Bidik Pertumbuhan Transaksi Digital di Ultah Blok M, Tebar Banyak Promo
-
Hunian Sehat Makin Dilirik, Industri Kini Terapkan Formula Material Ramah Lingkungan