-
Sphephelo Sithole melakukan dua blunder fatal yang menyebabkan Afrika Selatan kalah 0-2 dari Meksiko.
-
Kesalahan pertama berujung gol Julian Quinones, sedangkan kecerobohan kedua membuahkan kartu merah langsung.
-
Kekurangan jumlah pemain merusak strategi Bafana Bafana dan membuat peluang bangkit menjadi tertutup.
Suara.com - Gelandang bertahan Sphephelo Sithole menjadi sorotan tajam setelah melakukan dua kesalahan fatal yang menghancurkan pertahanan Afrika Selatan saat bersua Meksiko di laga pembuka Piala Dunia 2026.
Kecerobohan tersebut memaksa skuad Bafana Bafana bertekuk lutut dan menelan kekalahan pahit pada laga pembuka mereka.
Estadio Azteca saksi runtuhnya mental bertanding sang jangkar tengah akibat tekanan tinggi kompetisi global.
Petaka pertama bagi Afrika Selatan lahir pada menit kesembilan akibat hilangnya konsentrasi di area sensitif.
Sithole kehilangan penguasaan bola setelah ditekan secara agresif oleh penggawa Meksiko, Erik Lira.
Bola liar tersebut langsung disambar Julian Quinones yang berdiri bebas tanpa kawalan berarti di depan gawang.
Dengan ruang tembak yang terbuka lebar, Quinones melepaskan sepakan keras yang gagal dihalau kiper Ronwen Williams.
Gol cepat ini merusak skema permainan yang telah dipersiapkan matang oleh tim pelatih sejak awal.
Memasuki babak kedua, alih-alih bangkit memperbaiki performa, Sithole justru kembali melakukan tindakan ceroboh.
Baca Juga: Spanyol Full Team! Lamine Yamal dan Nico Williams Pulih dari Cedera
Pertandingan yang awalnya berjalan sengit berubah drastis saat memasuki menit ke-49 akibat serangan balik cepat.
Pemain lawan, Brian Gutierrez, berhasil lolos dan berlari bebas menuju kotak penalti tanpa hambatan berarti.
Sithole yang kalah langkah terpaksa melakukan tekel terlambat demi menghentikan laju cepat sang penyerang.
Pelanggaran keras itu membuat wasit Wilton Sampaio tanpa ragu langsung mengeluarkan kartu merah dari sakunya.
Keputusan tegas tersebut sempat menuai protes keras dari para pemain Afrika Selatan di lapangan.
Namun, peninjauan ulang memastikan sang gelandang merupakan orang terakhir di lini pertahanan yang menggagalkan peluang gol.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian