- Timnas Korea Selatan mengalahkan Republik Ceko dengan skor 2-1 pada laga perdana Grup A Piala Dunia 2026.
- Pertandingan yang berlangsung di Estadio Akron, Meksiko, ini diwarnai drama pembatalan gol lawan melalui tinjauan teknologi VAR.
- Kemenangan tersebut menempatkan skuad Korea Selatan di posisi kedua klasemen sementara Grup A dengan perolehan tiga poin.
Suara.com - Timnas Korea Selatan sukses memetik poin penuh setelah menundukkan Republik Ceko dengan skor 2-1 pada laga perdana Grup A Piala Dunia 2026, Jumat (12/6/2026) pagi WIB.
Kemenangan dramatis ini diraih di Estadio Akron, Zapopan, Meksiko, dalam pertandingan yang diwarnai drama pembatalan gol oleh teknologi VAR.
Hasil positif tersebut membuat skuad Taeguk Warrior kini menempel ketat tuan rumah Meksiko di papan atas klasemen sementara Grup A.
Anak asuh Hong Myung-bo sebenarnya tampil sangat dominan sejak awal laga dengan mencatatkan penguasaan bola mencapai 60 persen.
Namun, rapatnya barisan pertahanan Republik Ceko membuat Lee Kang-in dan kolega kesulitan menciptakan peluang bersih sepanjang babak pertama.
Kejutan Ladislav Krejci di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, justru gawang Korea Selatan yang harus bergetar lebih dulu pada menit ke-59.
Ladislav Krejci sukses memenangi duel udara saat menyambut skema lemparan ke dalam yang sangat panjang.
Sundulan terukur dari Krejci gagal diantisipasi kiper Seung-Gyu Kim dan membuat skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Ceko.
Baca Juga: Masih Ingat Shim Mina? Fans Korsel yang Viral di Piala Dunia 2002 Kini Bikin Heboh Lagi
Tertinggal satu gol membuat para pemain Korea Selatan meningkatkan intensitas serangan mereka ke jantung pertahanan lawan.
Upaya pantang menyerah tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-67 melalui aksi Hwang In-beom.
Respons Cepat Hwang In-beom dan Drama VAR
Menerima operan matang di dalam kotak penalti, Hwang In-beom melepaskan sontekan cerdik yang melewati jangkauan kiper Matej Kovar.
Skor imbang 1-1 membuat tensi pertandingan di Estadio Akron semakin memanas.
Republik Ceko sebenarnya sempat bersorak pada menit ke-77 setelah Tomas Soucek berhasil menyundul bola ke gawang Korea Selatan melalui skema bola mati.
Berita Terkait
-
Jelang Lawan Skotlandia, FIFA Paksa Timnas Haiti Desain Ulang Jersey, Kenapa?
-
Hotel Timnas Inggris Dikelilingi Barikade Anti-Teror dan Zona Anti-Drone
-
Sempat Dikabarkan Meninggal Dunia Saat Pembukaan Piala Dunia 2026, Suporter Jerman Kritis
-
Wajib Tahu! Ini 4 Perubahan Aturan yang Akan Diterapkan di Piala Dunia 2026
-
Intip Latihan Timnas Iran yang Dikawal Senapan Mesin di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa