- Gelandang muda Maroko, Ayyoub Bouaddi, menjadi target transfer klub besar seperti Chelsea, Arsenal, PSG, dan Liverpool.
- Bouaddi tampil impresif membela Maroko di Piala Dunia 2026 dengan performa lini tengah yang sangat dominan.
- Nilai transfer pemain Lille tersebut diperkirakan mencapai 60 juta poundsterling karena potensi bakatnya yang menjanjikan.
Suara.com - Chelsea dikabarkan ikut bersaing dengan Arsenal dan sejumlah klub top Eropa lainnya dalam perburuan gelandang muda Timnas Maroko, Ayyoub Bouaddi, yang tampil impresif di Piala Dunia 2026.
Pemain berusia 18 tahun itu sebelumnya memutuskan beralih membela Maroko setelah sempat memperkuat tim usia muda Prancis. Keputusan tersebut langsung berbuah panggilan ke skuad utama Maroko di turnamen terbesar dunia.
Bouaddi menjalani debutnya saat Maroko menahan Brasil 1-1 pada laga pembuka Grup C. Ia tampil menonjol di lini tengah dengan catatan akurasi umpan mencapai 91 persen, lima kontribusi defensif, serta tiga dribel sukses sepanjang pertandingan.
Menurut laporan jurnalis Ben Jacobs, Chelsea kini resmi masuk dalam persaingan untuk mendapatkan tanda tangan gelandang Lille tersebut. Namun mereka harus bersaing dengan Arsenal, Paris Saint-Germain, dan Liverpool yang juga memantau situasi sang pemain.
Nilai transfer Bouaddi diperkirakan mencapai sekitar 60 juta poundsterling, angka yang mencerminkan statusnya sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di turnamen ini.
Menanggapi spekulasi masa depannya, Bouaddi menegaskan bahwa dirinya saat ini hanya fokus membela Maroko di Piala Dunia.
"Untuk saat ini, saya hanya fokus pada Piala Dunia dan tidak bisa menjawab soal itu sekarang," ujar Bouaddi
"Tentu saja, saya sangat senang mengetahui ada klub yang tertarik kepada saya. Tapi sekarang saya hanya fokus bersama Maroko di Piala Dunia dan kami akan berusaha memberikan yang terbaik," imbuhnya.
Tak cuma Arsenal dan Chelsea, klub-klub besar Eropa diprediksi akan turut akan mengejar pemain beliau tersebut jika mampu tampil konsisten selama Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Luis de la Fuente Komentari Isu Kepindahan Marc Cucurella ke Real Madrid
Berita Terkait
-
Luis de la Fuente Komentari Isu Kepindahan Marc Cucurella ke Real Madrid
-
Martin Odegaard Pastikan Kondisinya Fit Jelang Lawan Irak di Piala Dunia 2026
-
4 Pemain Australia yang Menang Lawan Turki Pernah Rasakan Kekalahan dari Timnas Indonesia U-23
-
Curacao Dibantai Jerman, Dick Advocaat: Ini Bukan Sebuah Aib!
-
Puji Kualitas Pertandingan, Ronald Koeman Legowo Ditahan Imbang Jepang 2-2
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
4 Kulkas dengan Fitur Pembeku Cepat, Bikin Es Batu dan Makanan Beku Lebih Praktis
-
Rudal Iran Hancurkan Perusahaan China di Kuwait, 1 Orang Tewas
-
Detik-detik Perlawanan Sengit Korban Gagalkan Aksi Pelecehan Seksual di Kebun Karet Sukabumi
-
5 Pilihan Sunscreen untuk Motoran Sesuai Review: Tahan Keringat dan Tak Bikin Kusam
-
Selamat Tinggal BBM? Prabowo Ingin Semua Kendaraan di Indonesia Berbasis Listrik
-
Ulasan Buku Cukup Jadi Kamu, Seni Menghargai Diri Tanpa Pengakuan Orang Lain
-
61 Ribu Siswa Jakarta Belum Nikmati Sekolah Gratis
-
ASUS ExpertBook Ultra: Laptop Profesional dengan Mobilitas Tinggi dan Performa AI
-
Eks Satria Muda Gelar Liga Antar Akademi, Dorong Pembinaan Basket Usia Dini
-
Menerka Siasat Licik Vietnam Hentikan Mitchell Baker: Tekel Brutal atau Sikutan?