- Carlo Ancelotti menjadi pelatih dengan bayaran tertinggi di Piala Dunia 2026 dengan gaji mencapai 10 juta euro.
- Daftar sepuluh besar pelatih bergaji tinggi tersebut didominasi oleh tujuh juru taktik yang berasal dari Eropa.
- Media Le Parisien melaporkan bahwa pelatih tim nasional asal Afrika tidak masuk dalam jajaran sepuluh besar tersebut.
Suara.com - Pelatih timnas Brasil, Carlo Ancelotti, memuncaki daftar pelatih dengan bayaran tertinggi di Piala Dunia 2026.
Juru taktik asal Italia itu menerima gaji mencapai 10 juta euro per tahun atau setara Rp59,2 miliar.
Data yang dirilis media Prancis, Le Parisien, menunjukkan dominasi pelatih Eropa dalam daftar tersebut.
Ancelotti unggul cukup jauh dari pesaing terdekatnya, Julian Nagelsmann yang menangani Jerman dengan bayaran 7 juta euro per tahun.
Posisi ketiga ditempati Mauricio Pochettino, pelatih timnas Amerika Serikat, dengan gaji 6 juta euro per musim.
Nama-nama besar lain seperti Thomas Tuchel dan Roberto Martínez juga masuk dalam lima besar.
Menariknya, pelatih juara dunia Lionel Scaloni tidak masuk dalam daftar 10 besar.
Sementara Didier Deschamps, yang membawa Prancis juara Piala Dunia 2018, hanya berada di posisi ketujuh.
Kehadiran Fabio Cannavaro dalam daftar juga menjadi sorotan.
Baca Juga: Hajime Moriyasu Bikin Publik Jepang Terbelah Gegara Minta Foto Bareng Harry Kane
Mantan bek legendaris Italia yang kini menangani Uzbekistan itu masuk jajaran pelatih dengan bayaran tertinggi.
Secara keseluruhan, tujuh dari sepuluh pelatih dengan gaji terbesar berasal dari Eropa.
Tidak ada satu pun pelatih dari tim nasional Afrika yang masuk dalam daftar tersebut.
Berikut daftar 10 pelatih dengan bayaran tertinggi di Piala Dunia 2026:
Carlo Ancelotti (Brasil) — 10 juta euro
Julian Nagelsmann (Jerman) — 7 juta euro
Mauricio Pochettino (AS) — 6 juta euro
Thomas Tuchel (Inggris) — 5,8 juta euro
Roberto Martínez (Portugal) — 4 juta euro
Fabio Cannavaro (Uzbekistan) — 4 juta euro
Didier Deschamps (Prancis) — 3,8 juta euro
Ronald Koeman (Belanda) — 3 juta euro
Marcelo Bielsa (Uruguay) — 3 juta euro
Jesse Marsch (Kanada) — 2,5 juta euro
Berita Terkait
-
Hajime Moriyasu Bikin Publik Jepang Terbelah Gegara Minta Foto Bareng Harry Kane
-
Respon Berkelas Pelatih Timnas Korea Selatan Kalah Menyakitkan dari Meksiko
-
Cristiano Ronaldo Dihina Seantero Jagat Kiper Austria Pasang Badan: Saya Tim CR7
-
Piala Dunia 2026 Memanas! Iran Siap Gugat AS, FIFA Bakal Bela Mati-matian?
-
Meksiko Hajar Korea Selatan, El Tri dan Taeguk Warriors Sama-sama Cetak Rekor Unik
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis