- Timnas Korea Selatan hanya membutuhkan hasil imbang melawan Afrika Selatan untuk mengamankan posisi runner-up Grup A Piala Dunia.
- Korea Selatan menempati posisi kedua klasemen sementara dengan tiga poin setelah mengalahkan Republik Ceko dan kalah dari Meksiko.
- Pelatih Hong Myung-bo perlu menyesuaikan taktik dan posisi Son Heung-min demi meraih kemenangan atas Afrika Selatan di laga penentuan.
Taktik Hong Myung-bo dan Peran Son Heung-min
Salah satu sorotan utama adalah bagaimana pelatih Hong Myung-bo memaksimalkan peran kapten Son Heung-min.
Sepanjang turnamen, Son dipasang sebagai penyerang tengah dalam formasi 3-4-3, yang bukan posisi paling ideal baginya.
Statistik menunjukkan kontribusinya menurun, terlihat dari hanya 21 sentuhan bola sebelum ditarik keluar saat melawan Meksiko.
Perubahan taktik dinilai perlu agar Son bisa lebih bebas bergerak dari lini kedua dan memanfaatkan ruang di area pertahanan lawan.
Opsi yang bisa dipertimbangkan adalah menarik Lee Jae-sung lebih ke tengah untuk mendampingi Hwang In-beom sebagai pengatur tempo permainan.
Alternatif Skema Serangan Korea Selatan
Dengan skema tersebut, Son Heung-min bisa dimainkan lebih fleksibel sebagai second striker bersama Lee Kang-in.
Di lini depan, kehadiran target man seperti Oh Hyeon-gyu atau Cho Gue-sung dapat menjadi pemantul bola sekaligus pengalih perhatian bek lawan.
Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Menggila, Timnas Perancis Pulangkan Irak
Kombinasi ini diyakini akan membuka ruang lebih besar bagi Son untuk mengeksekusi tembakan jarak jauh andalannya.
Sepanjang kariernya, Son memang lebih efektif saat bermain di belakang striker murni yang menjadi titik fokus pertahanan lawan.
Latar Belakang Performa di Grup A
Korea Selatan memulai turnamen dengan kemenangan comeback 2-1 atas Republik Ceko yang meningkatkan kepercayaan diri tim.
Namun, performa mereka sedikit menurun saat menghadapi Meksiko yang tampil lebih dominan dalam intensitas permainan.
Meski Korea Selatan unggul dalam penguasaan bola, Meksiko lebih efektif dalam menciptakan peluang berbahaya.
Laga melawan Afrika Selatan akan menjadi ujian konsistensi terakhir sebelum memastikan langkah ke babak 32 besar.
Dukungan publik diharapkan menjadi dorongan tambahan bagi Taeguk Warriors untuk menutup fase grup dengan hasil maksimal.
Berita Terkait
-
Puja-puji Scaloni untuk Lionel Messi: Lihat Saja Komitmennya!
-
Sempat Kesulitan, Didier Deschamps Bongkar Kunci Kemenangan Atas Irak
-
Erling Haaland Samai Rekor Harry Kane usai 2 Golnya Antar Norwegia ke 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Catatan Positif dan Negatif Lionel Messi saat Argentina Tundukkan Austria di Piala Dunia 2026
-
Lionel Messi Jadi Raja Gol Piala Dunia, Tapi Rekornya Terancam Disalip Mbappe
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard