- Legenda Persija Jakarta dan tim nasional Indonesia, Tan Liong Houw, meninggal dunia pada Selasa, 30 Juni 2026.
- Tan Liong Houw dikenal atas loyalitasnya membawa Indonesia menjuarai Merdeka Games 1961 serta mengalahkan Jepang tahun 1954.
- Setelah pensiun sebagai atlet, ia memberikan kontribusi bagi sepak bola nasional dengan menjabat sebagai Dewan Penasihat PSSI.
Suara.com - Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola Indonesia. Legenda Persija Jakarta, Tan Liong Houw, tutup usia, Selasa (30/6).
Kabar duka ini disampaikan pihak klub Persija Jakarta di akun resmi mereka.
"Selamat jalan, Tan Liong Houw," tulis Persija Jakarta.
“Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan panjang Persija. Perjuanganmu akan selalu dikenang,” demikian pernyataan penghormatan pihak klub Macan Kemyaoran.
Lahir pada 26 Juli 1930, Tan Liong Houw, atau yang juga dikenal sebagai Latief Harris Tanoto menjadi legenda besar dalam sejarah sepak bola Indonesia.
Pada era 1950-an, Tan Liong Houw menjadi sosok penting baik di Timnas Indonesia maupun Persija Jakarta.
Meski berasal dari etnis Tionghoa, ia mendapat julukan Macan Betawi dari para pendukung Persija karena keberanian dan loyalitasnya di lapangan.
Selama 12 tahun membela Tim Merah Putih sejak 1950, Tan Liong Houw tampil konsisten di berbagai ajang internasional.
Ia tercatat memperkuat Indonesia dalam empat edisi Asian Games serta sejumlah turnamen regional bergengsi.
Baca Juga: Kilas Balik: Dulu Jepang Dibantai Tan Liong Houw Dkk Kini Hajar Brasil
Tan Liong Houw juga menjadi salah satu penggawa Timnas Indonesia yang sukses mengalahkan Jepang untuk kali pertama pada Asian Games 1954.
Salah satu pencapaian terbaiknya adalah saat membawa Indonesia menjuarai Merdeka Games 1961 di Malaysia.
Dalam laga final, skuad Garuda sukses mengalahkan tuan rumah dengan skor 2-1.
Setelah pensiun sebagai pemain, kontribusinya terhadap sepak bola nasional tidak berhenti.
Tan Liong Houw turut berperan sebagai anggota Dewan Penasihat PSSI pada periode 1999 hingga 2003.
Berita Terkait
-
Kilas Balik: Dulu Jepang Dibantai Tan Liong Houw Dkk Kini Hajar Brasil
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Sudah Sepakat dengan Persija, Persib Dilaporkan Tikung Mariano Peralta
-
Harapan Bos Persija Jakarta Usai Victor Dethan Merapat ke Macan Kemayoran
-
Kunjungi Indonesia, Legenda MU Edwin van der Sar Soroti Masa Depan Skuad Garuda
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Kilas Balik: Dulu Jepang Dibantai Tan Liong Houw Dkk Kini Hajar Brasil
-
Jepang Kejutkan Brasil! Gol Indah Kaishu Sano Bawa Samurai Biru Unggul
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru