Bola / Bola Dunia
Minggu, 19 Juli 2026 | 15:59 WIB
Thomas Tuchel menyoroti keputusan Argentina mengenakan jersi biru hitam saat melawan Inggris di semifinal Piala Dunia 2026 yang diyakini membawa keberuntungan. [Dok. IG AFA]
Baca 10 detik
  • Spanyol mendesak wasit Slavko Vincic bertindak tegas mengantisipasi permainan fisik agresif Argentina.

  • Aymeric Laporte mengkritik pembiaran terhadap pelanggaran keras yang kerap dilakukan punggawa Argentina.

  • Pelatih Luis de la Fuente meminta skuad Spanyol tetap tenang dan tidak terprovokasi.

De la Fuente menegaskan bahwa wasit tidak boleh bersikap pasif ketika menghadapi permainan yang melewati batas aturan.

"Wasit tidak boleh bertindak pasif dan membiarkan aturan dilanggar," tegas De la Fuente.

"Garis-garis legalitas sepak bola tersebut tidak boleh dilewati. Saya memiliki kepercayaan penuh pada wasit, tetapi saya juga memiliki kepercayaan penuh bahwa kami tahu jelas jenis pertandingan apa yang perlu kami hadapi."

Meski menyadari Argentina berpotensi menghadirkan permainan keras, De la Fuente meminta para pemain Spanyol tidak terpancing.

Pelatih berusia 65 tahun itu menuntut anak asuhnya tetap berpegang pada filosofi permainan sendiri dan tidak terpengaruh oleh provokasi lawan.

"Mereka akan memainkan sepak bola mereka, tetapi kami harus fokus semata-mata dan secara eksklusif pada sepak bola kami sendiri, pada penguatan gaya kami dan meningkatkannya," tambah De la Fuente.

"Jika kami melenceng dari filosofi dan model kami, kami akan menderita. Kami merasa nyaman di arena sepak bola, dalam permainan, dalam bersikap jujur pada ide kami, dalam tidak jatuh ke dalam provokasi," pungkasnya.

Load More