Bola / Bola Indonesia
Senin, 20 Juli 2026 | 10:55 WIB
Lionel Scaloni menangis usai Argentina kalah di final Piala Dunia 2026. Pelatih La Albiceleste memberi sinyal bakal mempertimbangkan masa depannya. [Dok. FIFA]
Baca 10 detik
  • Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina 1-0 di New York New Jersey Stadium pada 20 Juli 2026.
  • Pelatih Lionel Scaloni mengapresiasi perjuangan pemain Argentina meski timnya kalah akibat gol tunggal Ferran Torres di babak tambahan.
  • Lionel Scaloni mempertimbangkan untuk mundur sebagai pelatih Argentina setelah merasa kelelahan dan perlu berdiskusi dengan pimpinan federasi sepak bola.

"Jika mereka memberikan segalanya seperti yang mereka lakukan hari ini, itu memberi contoh yang luar biasa bagi masyarakat dan negara kami. Anda harus bangkit kembali. Ketika Anda memberikan segalanya seperti itu, sangat sulit untuk menyalahkan apa pun."

Isyarat Tinggalkan Kursi Pelatih Argentina

Suasana konferensi pers berubah semakin emosional ketika Scaloni mulai membahas masa depannya bersama Timnas Argentina.

Air mata pelatih yang membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 itu terlihat menetes saat mengungkapkan rencananya untuk berdiskusi dengan pimpinan federasi sepak bola Argentina.

"Saya akan berbicara dengan presiden (federasi sepak bola)," kata Scaloni.

"Saya percaya adil jika saya mengambil waktu ini untuk diri saya sendiri demi memikirkannya baik-baik. Saya tidak pernah menyangka akan sampai ke titik ini dan ini luar biasa."

Scaloni mengakui keputusan untuk tetap menangani Argentina bukan perkara mudah. Jika bertahan, ia harus kembali membangun energi, dinamika, dan kekuatan mental tim setelah perjalanan panjang yang menguras tenaga.

"Untuk melanjutkan, Anda membutuhkan banyak hal, menyegarkan pikiran, memulai kembali, membentuk kelompok seperti ini lagi, itu sangat sulit," jelasnya.

"Saya sangat menyesal."

Baca Juga: Argentina Tumbang, Spanyol Rebut Gelar Juara Piala Dunia 2026

Load More