Bola / Bola Dunia
Senin, 20 Juli 2026 | 15:57 WIB
Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina diwarnai kontroversi seusai pertandingan. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Spanyol mengalahkan Argentina 1-0 dalam laga final Piala Dunia 2026 yang berlangsung sangat panas dan penuh ketegangan.
  • Asisten pelatih Argentina, Roberto Ayala, diduga memukul gelandang Spanyol Dani Olmo saat terjadi kericuhan pasca pertandingan berakhir.
  • Kericuhan tersebut dipicu oleh emosi pemain Argentina setelah kekalahan, termasuk pengusiran Enzo Fernandez dan Leandro Paredes dari lapangan.

Suara.com - Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina diwarnai kontroversi seusai pertandingan.

Pada laga yang berakhir untuk kemenangan Spanyol tersebut, sejumlah pemain dan ofisial Argentina kedapatan melakukan dugaan kekerasan kepada pemain Spanyol.

Terbaru, dalam video yang beredar luas di media sosial, gelandang Spanyol Dani Olmo terlihat menerima pukulan di tengah kericuhan pascalaga. Insiden ini disebut melibatkan asisten pelatih Argentina, Roberto Ayala.

Rekaman tersebut langsung viral dan memicu reaksi keras publik.

Banyak pihak menilai tindakan tersebut melampaui batas sportivitas dalam sepak bola profesional.

Sebelumnya, pertandingan memang berlangsung panas.

Enzo Fernandez menerima kartu merah jelang akhir waktu normal, disusul Leandro Paredes yang juga diusir setelah laga usai akibat terlibat keributan.

Emosi pemain Argentina disebut memuncak setelah kekalahan 0-1 dari Spanyol lewat gol Ferran Torres di babak perpanjangan waktu.

Situasi itu memicu rangkaian insiden yang kini terus menjadi sorotan.

Baca Juga: Banjir Rekor dan Kontroversi! Intip Data dan Fakta Mengejutkan Sepanjang Piala Dunia 2026

Olmo sendiri terlihat terkejut dan langsung mundur setelah kejadian tersebut.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai insiden yang melibatkan staf pelatih itu.

Sebelumnya, insiden lain juga melibatkan Leandro Paredes yang bersitegang dengan pemain Spanyol seperti Eric García dan Gavi. Situasi sempat memanas sebelum akhirnya mereda.

Tak hanya soal insiden kekerasan tersebut, pada selebrasi juara Spanyol, seluruh skuat Argentina terlihat membelakangi saat trofi diangkat.

Dani Olmo, merespons santai aksi tersebut. Ia menegaskan bahwa timnya tidak terpengaruh dengan sikap lawan.

“Kami tidak peduli. Yang penting adalah nilai yang ingin kami tunjukkan. Kami adalah contoh bagi banyak generasi,” ujar Olmo kepada wartawan.

“Sekarang kami ingin menikmati momen ini,” tambahnya.

Load More