Bola / Bola Indonesia
Selasa, 21 Juli 2026 | 11:40 WIB
Trofi Piala Dunia (twitter.com/FIFAWorldCup)
Baca 10 detik
  • Wacana penambahan peserta menjadi 64 negara di Piala Dunia 2030 membuka peluang besar bagi Timnas Indonesia tampil.
  • Pelatih John Herdman dinilai mampu mentransformasi taktik Timnas Indonesia agar dapat bersaing kompetitif dengan negara-negara Asia lainnya.
  • FIFA menunjuk Spanyol, Portugal, dan Maroko sebagai tuan rumah utama perayaan 100 tahun Piala Dunia pada 2030.

"Kalau begitu, saya yakin," kata Justin menegaskan optimismenya terhadap masa depan Timnas Indonesia.

Piala Dunia 2030 Rayakan 100 Tahun Turnamen

Piala Dunia 2030 akan menjadi edisi monumental karena menandai 100 tahun sejak turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut pertama kali digelar.

Spanyol, Portugal, dan Maroko telah ditunjuk sebagai tuan rumah utama yang akan menyelenggarakan sebagian besar pertandingan pada edisi tersebut.

Namun, sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah satu abad Piala Dunia, FIFA memberikan kesempatan kepada tiga negara Amerika Selatan untuk menggelar masing-masing satu pertandingan.

Uruguay terpilih mendapatkan mandat tersebut karena ibu kotanya, Montevideo, menjadi lokasi penyelenggaraan Piala Dunia pertama pada 1930.

Sementara itu, Argentina juga akan menggelar satu pertandingan seremonial di negaranya. Adapun satu laga lainnya akan berlangsung di Paraguay.

Penyelenggaraan Piala Dunia 2030 di enam negara tersebut menjadi bagian dari perayaan 100 tahun turnamen.

Di tengah momentum bersejarah itu, Timnas Indonesia juga diharapkan mampu memanfaatkan setiap peluang untuk mewujudkan mimpi tampil di panggung terbesar sepak bola dunia.

Baca Juga: Sindir Skuat Argentina, Lamine Yamal Tantang Paredes Baku Pukul dengan Gavi di Atas Ring

Load More