- Wacana penambahan peserta menjadi 64 negara di Piala Dunia 2030 membuka peluang besar bagi Timnas Indonesia tampil.
- Pelatih John Herdman dinilai mampu mentransformasi taktik Timnas Indonesia agar dapat bersaing kompetitif dengan negara-negara Asia lainnya.
- FIFA menunjuk Spanyol, Portugal, dan Maroko sebagai tuan rumah utama perayaan 100 tahun Piala Dunia pada 2030.
"Kalau begitu, saya yakin," kata Justin menegaskan optimismenya terhadap masa depan Timnas Indonesia.
Piala Dunia 2030 Rayakan 100 Tahun Turnamen
Piala Dunia 2030 akan menjadi edisi monumental karena menandai 100 tahun sejak turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut pertama kali digelar.
Spanyol, Portugal, dan Maroko telah ditunjuk sebagai tuan rumah utama yang akan menyelenggarakan sebagian besar pertandingan pada edisi tersebut.
Namun, sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah satu abad Piala Dunia, FIFA memberikan kesempatan kepada tiga negara Amerika Selatan untuk menggelar masing-masing satu pertandingan.
Uruguay terpilih mendapatkan mandat tersebut karena ibu kotanya, Montevideo, menjadi lokasi penyelenggaraan Piala Dunia pertama pada 1930.
Sementara itu, Argentina juga akan menggelar satu pertandingan seremonial di negaranya. Adapun satu laga lainnya akan berlangsung di Paraguay.
Penyelenggaraan Piala Dunia 2030 di enam negara tersebut menjadi bagian dari perayaan 100 tahun turnamen.
Di tengah momentum bersejarah itu, Timnas Indonesia juga diharapkan mampu memanfaatkan setiap peluang untuk mewujudkan mimpi tampil di panggung terbesar sepak bola dunia.
Baca Juga: Sindir Skuat Argentina, Lamine Yamal Tantang Paredes Baku Pukul dengan Gavi di Atas Ring
Berita Terkait
-
Belgia Mengecewakan di Piala Dunia 2026, Rudi Garcia Ogah Perpanjang Kontrak
-
John Herdman Ungkap Target Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Jawabannya di Luar Dugaan
-
Ditanya Gabung Persib Bandung, Joey Pelupessy Tak Membantah: Kita Lihat Saja
-
Kisah Marc Cucurella: Cobaan Keluarga, Putra Autisme hingga Juara Dunia
-
Curhat Emosional Lionel Messi Usai Spanyol Kubur Mimpi Back-to-Back Argentina di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Industri Otomotif China Terjebak Persaingan Brutal yang Mengancam Loyalitas Konsumen
-
LDA Keraton Solo Ancam Buka Paksa Akses yang Dikunci, Penghalang Revitalisasi Bakal Dipidanakan
-
Iran Terancam Balasan Fatal karena Bunuh Tentara Donald Trump
-
Argentina Kalah di Final, Kata-kata Messi di Ruang Ganti Munculkan Spekulasi Liar
-
Bagi-Bagi Google Gemini Plus Gratis 6 Bulan, Bebaskan Fitur AI Canggih untuk Jutaan Pengguna XLSmart
-
Pernikahan Mewah Berujung Utang: Saat Gengsi Mengalahkan Kondisi Keuangan
-
Saham Konglomerat Kompak Naik, IHSG Betah di Level 6.300
-
Dompet Dhuafa Hadirkan Ruang Mimpi, Dampingi Anak Yatim Berani Wujudkan Cita-cita
-
Jadi Tokoh Antagonis Argentina di Final Piala Dunia 2026, Enzo Fernandez Buka Suara
-
KPK Bongkar Modus 'Pinjam Bendera' yang Jerat Bupati Lombok Barat