- Madura United resmi mendatangkan bek tengah Brandon Scheunemann untuk memperkuat lini pertahanan pada kompetisi BRI Super League 2026/2027.
- Manajemen klub menilai Brandon sebagai investasi jangka panjang karena memiliki pemahaman taktis, fisik ideal, serta mentalitas yang kuat.
- Pengumuman perekrutan pemain berusia 21 tahun tersebut disampaikan pihak klub melalui laman resmi pada hari Senin lalu.
Suara.com - Madura United melakukan manuver di bursa transfer pemain jelang bergulirnya kompetisi BRI Super League musim 2026/2027.
Manajemen Laskar Sape Kerrab secara resmi mengamankan tanda tangan bek tengah keturunan Jerman, Brandon Scheunemann, untuk memperkuat lini pertahanan mereka.
Kehadiran mantan pemain Timnas Indonesia kelompok umur ini dinilai sebagai investasi jangka panjang bagi Madura United untuk memperkuat sektor belakang.
Pengumuman kedatangan bek berusia 21 tahun tersebut disampaikan melalui laman resmi I.League pada Senin lalu.
Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu, Annisa Zhafarina, membeberkan alasan klub mendatangkan Brandon Scheunemann.
Brandon Scheunemann Dinilai Punya Karakter Kuat
Menurut Annisa, latar belakang keluarga yang kental dengan dunia sepak bola menjadi nilai tambah bagi perkembangan Brandon sebagai pemain.
"Keputusan kami mendatangkan Brandon adalah langkah strategis untuk memperkuat benteng pertahanan tim. Lahir dari garis keturunan sepak bola sebagai putra mantan pemain profesional serta berdarah Jerman, Brandon tumbuh dengan pemahaman taktis, karakter kuat, dan mentalitas bertanding di atas rata-rata," kata Annisa.
Selain pemahaman taktis, postur tubuh dan atribut fisik yang dimiliki Brandon dinilai mendukung perannya sebagai bek tengah.
Baca Juga: Lupakan Piala Dunia 2026, Kini Saatnya Piala AFF 2026: Vietnam Panaskan Mesin Lawan Indonesia
Fleksibilitasnya sebagai bek modern juga diharapkan dapat mengakomodasi skema permainan yang diterapkan tim pelatih Madura United.
Manajemen klub meyakini pemain berdarah campuran tersebut memiliki potensi untuk menjadi salah satu pilar masa depan Madura United dan sepak bola Indonesia.
"Kami optimis kualitas dan darah dingin yang dimilikinya akan memberikan dimensi baru bagi lini belakang Madura United musim ini," ungkap Annisa.
Kehadiran Brandon diprediksi membuat persaingan memperebutkan posisi utama di lini belakang Madura United semakin kompetitif.
Manajemen klub juga menyambut kedatangan sang pemain dan berharap Brandon segera beradaptasi dengan lingkungan baru di Madura.
"Selamat datang di Laskar Sape Kerrab, Brandon Scheunemann! Tunjukkan kemampuanmu di lapangan hijau," katanya.
Berita Terkait
-
Thom Haye Bertekad Akhiri Kutukan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Duet Maut Ole Romeny-Mohamed Ihattaren Diyakini Menggila di Fortuna Sittard
-
Alasan Timnas Indonesia akan Lolos ke Piala Dunia 2030 Menurut Pengamat
-
John Herdman Ungkap Target Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Jawabannya di Luar Dugaan
-
Ditanya Gabung Persib Bandung, Joey Pelupessy Tak Membantah: Kita Lihat Saja
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan