Bola / Bola Indonesia
Selasa, 21 Juli 2026 | 16:35 WIB
Kiper Vietnam Keturunan Slovakia Tak Sabar Hadapi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 [Instagram]
Baca 10 detik
  • Kiper naturalisasi Patrik Le Giang resmi memperoleh kewarganegaraan Vietnam pada 13 Mei setelah menunggu selama tiga tahun.
  • Pelatih Kim Sang-sik memanggil Le Giang ke dalam skuad nasional untuk persiapan menghadapi turnamen ASEAN Cup 2026.
  • Timnas Vietnam dijadwalkan memulai pertandingan ASEAN Cup melawan Timor Leste pada 24 Juli mendatang di fase grup.

Suara.com - Kiper naturalisasi Vietnam Patrik Le Giang akhirnya merasakan momen yang telah lama dinantikan, mengenakan seragam tim nasional Vietnam.

Setelah lebih dari tiga tahun menunggu dan berjuang, pemain berdarah Vietnam–Slovakia itu menyebut kesempatan ini sebagai buah manis dari proses panjangnya.

Le Giang, kelahiran 1992 di Slovakia, mengawali karier dari sistem sepak bola Eropa sebelum hijrah ke Vietnam pada 2023.

Ia sempat memperkuat klub Công an Ha Noi, kemudian TP HCM, dan kini bermain untuk Công an TP HCM.

Pada 13 Mei lalu, Le Giang resmi memperoleh kewarganegaraan Vietnam.

Proses administrasi dengan federasi Slovakia juga rampung, membuka jalan bagi pelatih Kim Sang-sik untuk memanggilnya ke skuad nasional menghadapi ASEAN Cup 2026.

“Saya sangat bahagia karena akhirnya bisa membela timnas Vietnam setelah lebih dari tiga tahun menunggu. Momen ini sangat spesial dan membanggakan,” ujar Le Giang.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada klub, Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF), serta pihak-pihak yang membantu proses naturalisasinya hingga tuntas.

Dukungan tersebut, menurutnya, menjadi kunci hingga ia bisa berdiri di bawah mistar timnas saat ini.

Baca Juga: 4 Fakta Situasi Terkini Mees Hilgers, Pelatih Sudah Angkat Tangan

Le Giang menjadi satu dari lima pemain naturalisasi yang dipanggil pada periode ini.

Empat nama lain adalah Nguyen Xuan Son, o Hoang Hen, Nguyen Tai Loc, dan Nguyen ang Khoa.

Meski berstatus pemain naturalisasi, Le Giang mengaku tidak mengalami kesulitan beradaptasi.

Kemampuannya berbahasa Vietnam membantu proses integrasi dengan rekan-rekan setim yang baru ditemuinya saat pemusatan latihan.

“Kami baru berkumpul kemarin. Saya belum mengenal semua pemain, tapi mereka menyambut saya dengan sangat hangat. Kami akan bekerja keras untuk persiapan ASEAN Cup,” katanya dinukil dari VN Express.

Ia juga mengungkapkan kondisi tim yang belum sepenuhnya ideal.

Load More