- Pelatih Kamboja, Koji Gyotoku, memperingatkan Vietnam agar mewaspadai perkembangan pesat Singapura di Piala AFF 2026.
- Singapura menunjukkan peningkatan kualitas permainan yang signifikan di bawah arahan pelatih muda Gavin Lee.
- Peningkatan performa Singapura terbukti dari keberhasilan mereka lolos ke putaran final Piala Asia 2027.
Suara.com - Timnas Vietnam diingatkan untuk tidak hanya fokus pada ancaman Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
Singapura kini disebut telah berkembang pesat dan menjadi lawan yang jauh lebih tangguh dibanding dua tahun lalu.
Peringatan ini disampaikan pelatih Kamboja, Koji Gyotoku, yang timnya sudah menghadapi kedua negara tersebut.
Pelatih Jepang itu menilai hasil pertandingan tidak sepenuhnya mencerminkan kekuatan sebenarnya.
“Tidak tepat jika hanya melihat skor akhir. Kami menghadapi kondisi berbeda saat melawan Indonesia dan Singapura,” ujar Gyotoku dikutip dari Tuoitre
Kamboja sebelumnya hanya kalah tipis 1-2 dari Singapura. Bahkan, gol penentu kemenangan Singapura baru tercipta di menit akhir pertandingan.
Hal ini menunjukkan bahwa Singapura bukan lagi tim yang mudah dikalahkan.
Performa mereka dinilai semakin solid, terutama dengan perkembangan skuad dalam dua tahun terakhir.
Di bawah arahan pelatih muda Gavin Lee, Singapura tampil impresif.
Baca Juga: Jujur, Kans Shin Tae-yong Loloskan Persija dari Fase Grup Piala Presiden 2026 Sulit
Mereka sukses lolos ke putaran final Piala Asia 2027 setelah memuncaki grup kualifikasi yang berisi India, Hong Kong, dan Bangladesh.
Selain itu, Singapura juga mampu memberi perlawanan sengit saat menghadapi tim kuat seperti Thailand dan China dalam laga uji coba.
Hasil tipis dalam kekalahan menunjukkan peningkatan kualitas permainan mereka.
Secara materi pemain, skuad Singapura memang tidak banyak berubah.
Namun, para pemain muda yang sebelumnya tampil di Piala AFF 2026 kini telah mencapai puncak performa.
Kehadiran striker Ilhan Fandi juga menambah daya gedor.
Ia tampil tajam dengan torehan gol penting di Piala AFF 2026.
Berita Terkait
-
Jujur, Kans Shin Tae-yong Loloskan Persija dari Fase Grup Piala Presiden 2026 Sulit
-
Miro Baldo Bento Striker Ganas Timnas Indonesia Kelahiran Timor Leste, Apa Kabarnya Sekarang?
-
Justin Hubner Dilarang Fortuna Sittard Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026,
-
Cuek Performa Pemain Persija di Timnas Indonesia Piala AFF 2026, Shin Tae-yong: Saya Tak Sempat...
-
Berangkat Pagi Ini, Berikut daftar 23 Pemain Timnas Indonesia vs Timor Leste di Piala AFF 2026
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
KPK Dalami Proses Penukaran Uang Suhardiman Amby untuk Raja Juli
-
Digilas 5-1 Pelatih Kamboja Malah Sebut Singapura Lebih Kuat dari Timnas Indonesia
-
The Thursday Murder Club: Ketika Para Pensiunan Menjadi Detektif yang Tak Terduga
-
10 Cara Menyemprot Parfum agar Tahan Lama Seharian di Baju dan Kulit
-
Danau Sunter Disulap Pemprov DKI, Siap Gelar Jakarta Watersport Festival 2026
-
Staf KPK Jadi Tersangka, Bocorkan Informasi Kasus Bupati Pemalang ke Ayahnya
-
Mengapa Tokoh Lintas Iman Mendesak Pengesahan RUU Masyarakat Adat demi Hutan Papua?
-
Ngaku Petugas PLN, Malah Bikin Dompet Gelap! Penjual Pakaian di Pangandaran Tertipu
-
Deddy Sitorus Tolak Minta Maaf ke Wartawan: Jangan Fitnah, Saya Bisa Lapor Balik
-
Rumah Sakit Rp161 Miliar Mulai Dibangun di Gowa, Pasien Tidak Harus ke Makassar