- Sebanyak 55 federasi anggota UEFA sepakat memboikot seluruh turnamen FIFA jika rencana penjualan hak komersial dilanjutkan.
- Kebijakan FIFA menjual saham kepada investor swasta dinilai UEFA mengancam masa depan serta prioritas olahraga sepak bola.
- Ancaman boikot tersebut berpotensi besar menggagalkan keikutsertaan tim Eropa pada berbagai ajang Piala Dunia mendatang.
Keputusan terkait kalender pertandingan dan format turnamen dikhawatirkan akan lebih berpihak pada kepentingan investor.
Tak hanya itu, UEFA menuding FIFA mengambil keputusan tanpa transparansi.
Mereka menyebut proses tersebut tidak melibatkan konsultasi yang layak dengan pemangku kepentingan sepak bola.
“Ini bukan keputusan demokratis, melainkan bentuk tekanan yang tidak pantas bagi lembaga pengelola sepak bola dunia,” tulis UEFA dengan nada keras.
Jika boikot benar-benar terjadi, dampaknya akan sangat besar.
Sejumlah turnamen FIFA dalam waktu dekat terancam kehilangan peserta dari Eropa.
Di antaranya Piala Dunia Wanita U-20 2026 di Polandia yang dijadwalkan berlangsung September.
Enam negara Eropa telah lolos ke turnamen tersebut.
Selain itu, Piala Dunia Wanita U-17 di Maroko dan Piala Dunia U-17 putra di Qatar juga berpotensi terdampak.
Baca Juga: FIFA vs UEFA: Infantino Dituduh 'Suap' Rp598 M ke 211 Federasi, Termasuk PSSI?
Bahkan Piala Dunia 2027 di Brasil bisa kehilangan banyak tim kuat dari Eropa.
Di sisi lain, Infantino membela rencana tersebut.
Ia menyebut langkah ini sebagai upaya memaksimalkan potensi ekonomi sepak bola global.
“Sepak bola adalah olahraga paling populer di dunia dan mesin luar biasa untuk pembangunan sosial,” kata Infantino.
Ia juga menekankan pentingnya pemerataan pendapatan bagi seluruh anggota FIFA.
Menurutnya, setiap asosiasi berhak mendapatkan bagian yang adil untuk mengembangkan sepak bola di negaranya.
Meski demikian, UEFA tetap pada pendiriannya.
Mereka menegaskan tidak akan pernah melegitimasi model bisnis yang dinilai mengorbankan masa depan sepak bola.
“Sikap Eropa jelas. Tidak ada yang memiliki otoritas moral untuk menjual sesuatu yang hanya mereka jaga untuk generasi berikutnya,” tutup pernyataan tersebut.
Berita Terkait
-
FIFA vs UEFA: Infantino Dituduh 'Suap' Rp598 M ke 211 Federasi, Termasuk PSSI?
-
Today History 30 Juli, Final Piala Dunia Pertama Hingga Hari Lahir DN Aidit
-
Ada Rival Asnawi! Aston Villa Boyong Pemain Terbaik Saat Kunjungi Indonesia
-
Roberto Mancini Umbar Janji Manis, Targetkan Dua Trofi Juara untuk Italia
-
Informasi Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026: Jadwal, Tuan Rumah, Peserta, dan Regulasi
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Standar Pendidikan Terus Naik, Standar Etika Politik Jalan di Tempat
-
UEFA Ancam Boikot FIFA, 55 Negara Eropa Siap Mundur dari Semua Turnamen
-
Ulasan Film Sajen Satu Suro: Teror Gaib Sesajen Pembawa Bencana dan Petaka!
-
Saham Teknologi Pimpin Rebound Wall Street, IHSG Bersiap Uji Resisten Kuat 6.300
-
Lawan Tim yang Diperkuat Polisi Berusia 50 Tahun, Bayern Munich Menang Telak 15-0
-
Tutup Rapat-rapat Taktik Timnas Indonesia vs Timor Leste, John Herdman Ingin Fans Penasaran
-
Donald Trump Ultimatum Iran: Gencatan Senjata atau Kami Hantam Lebih Keras
-
Antrean iPhone Tidak Bisa Menjadi Ukuran Kesejahteraan Indonesia
-
3 Poin Harga Mati! Jordi Amat: Timnas Indonesia Wajib Libas Timor Leste
-
Isu Gaji Manajer KDMP Capai Rp16 Juta Sebulan, dari Mana Sumbernya?