- Pelatih FC Twente John van den Brom memastikan Mees Hilgers tidak akan kembali ke dalam skuad tim.
- Mees Hilgers menghadapi situasi sulit dan gagal meninggalkan klub masa kecilnya tersebut dengan cara yang baik.
- Klub Feyenoord sempat dikaitkan dengan Mees Hilgers, namun komunikasi transfer masih sebatas menanyakan informasi dasar pemain.
Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers tengah dihadapkan pada situasi sulit soal masa depannya di FC Twente.
Pelatih John van den Brom menegaskan tidak melihat peluang kembalinya Mees Hilgers ke skuad FC Twente.
Van den Brom mengaku kecewa dengan kondisi tersebut.
“Ini sangat mengecewakan. Saya sudah lama tidak melihatnya. Dia masih punya kontrak, tapi tidak datang,” ujarnya dinukil dari voetbalprimeur.
Situasi ini juga dinilai sulit secara emosional bagi sang pelatih.
Ia menilai Hilgers adalah pemain yang tumbuh dari akademi klub dan memiliki ikatan kuat dengan FC Twente.
“Dia besar di sini, ini klubnya. Anda selalu berharap pemain pergi dengan cara yang baik. Saat ini, itu tidak terjadi,” lanjut Van den Brom.
Ketika ditanya kemungkinan rekonsiliasi, sang pelatih menjawab tegas.
"Apakah masih ada jalan kembali? Tidak. Saya rasa tidak. Saya tidak berharap dia kembali,” katanya.
Baca Juga: Siapa Lawan Timnas Indonesia Jika Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026? Ini Skenarionya
Menariknya, Mees Hilgers sempat dikaitkan dengan klub Feyenoord.
Kabar ketertarikan Feyenoord mencuat pada Desember lalu. Hilgers mengaku mengetahui informasi tersebut dari agennya, meski belum ada langkah konkret dari klub asal Rotterdam itu.
“Memang menyenangkan mendengarnya, tapi saya tidak bisa berbuat banyak dengan itu,” ujar Hilgers dalam wawancara dengan Voetbal International.
Pemain keturunan Indonesia itu menegaskan bahwa komunikasi sejauh ini masih sangat terbatas.
Menurut Hilgers, agennya hanya menyampaikan bahwa Feyenoord sempat mencari informasi tentang dirinya.
“Agen saya memberi tahu bahwa mereka sempat menanyakan tentang saya. Tidak ada yang lebih dari itu,” katanya.
Berita Terkait
-
Siapa Lawan Timnas Indonesia Jika Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026? Ini Skenarionya
-
Makin Panas! Satu Per Satu Pemain Timnas Vietnam Tantang Justin Hubner
-
Singapura Gunakan Teknologi Juara Piala Dunia DemI Jegal Timnas Indonesia
-
Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: 3 Senjata Singapura yang Bisa Kubur Mimpi Timnas Indonesia
-
Top Skor AFF 2026 Memanas! Mitchell Baker Kini Dikejar Ketat Wing Naing Tun
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Diusir Pelatih FC Twente, Mees Hilgers Buka Suara Akui Didekati Feyenoord
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Persib Bandung vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026
-
Kenaikan Harga Beras dan Rokok Dorong Warga Hampir Miskin Jatuh ke Jurang Kemiskinan
-
Mengenal Fenomena 'Deskilling': Benarkah AI Perlahan Menurunkan Keterampilan Berpikir Manusia?
-
Aturan BPJS vs Ekspektasi Pasien: Siapa yang Sebenarnya Perlu Disalahkan?
-
Sawah Terendam Rob Disulap Jadi Wisata Kano, Begini Penampakannya
-
Rincian Bunga Deposito BRI dan BNI Terbaru Tahun 2026
-
Komisi IX DPR Kecam Oknum Nakes yang Diduga Nirempati pada Yurizal: BPJS Bukan Pasien Kelas Dua
-
Panduan Susunan Upacara Bendera 17 Agustus di Sekolah Lengkap dari Awal sampai Akhir
-
Dipimpin Hakim Richard Edwin Basoeki, Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 dan Agustus