Bola / Bola Indonesia
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:25 WIB
Menpora Erick Thohir apresiasi kehadiran tim-tim Eropa seperti AC Milan, Chelsea, dan Aston Villa menjalani pramusim di Indonesia [ANTARA]
Baca 10 detik
  • Menpora Erick Thohir menyambut gembira kehadiran klub dunia seperti Aston Villa dan Chelsea di Indonesia selama Agustus 2026.
  • Pertandingan pramusim internasional tersebut diselenggarakan di SUGBK dan JIS untuk menggerakkan perekonomian nasional serta sektor pariwisata.
  • Pemerintah bersama PSSI berkomitmen untuk terus mendukung promotor dalam menghadirkan ajang sepak bola kelas dunia secara berkelanjutan.

Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyambut gembira semakin banyak klub sepak bola dunia yang memilih Indonesia sebagai lokasi pertandingan pramusim. Kehadiran Aston Villa, Chelsea, AC Milan, hingga Brisbane Roar dinilai menjadi bukti Indonesia semakin dipercaya sebagai tuan rumah ajang sepak bola internasional sekaligus menunjukkan pertumbuhan industri olahraga nasional.

Sepanjang Agustus 2026, Indonesia menjadi panggung bagi sejumlah pertandingan pramusim klub-klub dunia. Aston Villa lebih dulu menghadapi Indonesia All-Stars pada 1 Agustus, kemudian Chelsea akan berduel melawan AC Milan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (8/8/2026).

Rangkaian laga internasional itu akan ditutup pada 29 Agustus saat Brisbane Roar menghadapi Persija Jakarta di Jakarta International Stadium (JIS).

Pertandingan tersebut juga menjadi bagian dari peluncuran skuad dan jersey Macan Kemayoran untuk menyambut musim baru.

Erick menilai kepercayaan klub-klub internasional memilih Indonesia bukan hanya berdampak bagi perkembangan sepak bola, tetapi juga memberikan efek positif terhadap industri olahraga dan perekonomian nasional.

Menurutnya, penyelenggaraan pertandingan internasional mampu menggerakkan berbagai sektor, mulai dari promotor, pariwisata, perhotelan, transportasi, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Pemerintah menyambut baik dengan semakin banyaknya klub-klub sepak bola dunia yang memilih Indonesia sebagai tempat menjalani pramusim," kata Erick Thohir dalam keterangannya.

"Saya senang Aston Villa telah lebih dahulu menghadirkan pertandingan yang berlangsung sangat baik dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Besok kita akan menyaksikan Chelsea menghadapi AC Milan, lalu di akhir bulan Brisbane Roar bertemu Persija Jakarta. Ini menunjukkan Indonesia semakin diperhitungkan sebagai tuan rumah event sepak bola internasional," jelasnya.

Erick menyebut pihaknya akan terus memberikan dukungan kepada promotor yang ingin menghadirkan pertandingan internasional di Indonesia.

Baca Juga: PSSI Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir Singgung Bantuan Rp88 Miliar dari FIFA

Menurut Erick, pemerintah ingin membuka ruang seluas-luasnya bagi promotor untuk berkreasi menghadirkan tontonan sepak bola berkualitas yang dapat dinikmati masyarakat.

"Kemenpora akan terus mendukung apabila ada promotor yang ingin menghadirkan pertandingan-pertandingan seperti ini," jelas sosok yang juga ketua umum PSSI itu.

"Pemerintah juga memberikan kebebasan ruang agar para promotor dapat menjalankan kreativitas dengan baik demi menyuguhkan pertandingan berkelas dan menghibur bagi masyarakat. Semakin banyak event internasional digelar di Indonesia, semakin besar pula dampak ekonomi dan manfaat yang dirasakan oleh ekosistem olahraga nasional," lanjutnya.

Selain itu, Erick turut memberikan apresiasi kepada PSSI yang dinilainya mampu menjaga keseimbangan antara pengembangan prestasi Timnas Indonesia dan pertumbuhan industri sepak bola nasional.

Ia menilai PSSI tetap fokus menjalankan agenda pembinaan tim nasional tanpa menghambat berbagai inisiatif promotor yang menghadirkan pertandingan antarklub internasional.

"Saya juga mengapresiasi PSSI yang terus fokus membangun dan mempersiapkan Tim Nasional melalui berbagai agenda internasional," ucapnya.

"Di sisi lain, PSSI juga tidak membatasi inisiatif promotor untuk menghadirkan pertandingan-pertandingan antarklub internasional seperti ini. Sinergi inilah yang penting, di mana pembinaan prestasi berjalan beriringan dengan pertumbuhan industri sepak bola Indonesia," pungkasnya.

Load More