- Indonesia dan Malaysia akan saling berhadapan dalam turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung dari 21 September hingga 6 Oktober 2026.
- Malaysia saat ini berada dalam fase regenerasi skuad dengan mengandalkan perpaduan pemain muda seperti Pavithran Gunalan dan pemain senior Paulo Josue.
- Meskipun Indonesia memiliki keunggulan kualitas lini tengah, Malaysia tetap berbahaya karena memiliki transisi serangan balik cepat yang mematikan.
Suara.com - Malaysia kembali menjadi salah satu lawan yang patut diperhitungkan Timnas Indonesia setelah kedua negara dipastikan berada dalam satu grup pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Turnamen perdana yang masuk kalender FIFA Matchday itu dijadwalkan berlangsung pada 21 September hingga 6 Oktober 2026.
Indonesia, Malaysia, Singapura, dan India berada dalam grup yang sama. Meski kekinian, India menyatakan mundur.
Pertemuan Indonesia dan Malaysia sekaligus membuka kembali rivalitas dua negara bertetangga yang terakhir kali berhadapan di level senior pada 2021.
Namun Malaysia yang akan dihadapi Indonesia kali ini bukan sepenuhnya Malaysia era Kim Pan-gon.
Harimau Malaya sedang menjalani fase regenerasi dengan kombinasi pemain muda dan pemain berpengalaman.
Performa mereka di Piala AFF 2026 menjadi gambaran paling mutakhir mengenai kekuatan tersebut.
Malaysia memastikan tiket semifinal setelah mengalahkan Filipina 1-0 pada pertandingan terakhir Grup B, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Pavithran Gunalan menjadi penentu kemenangan lewat sundulannya.
Baca Juga: India Mundur, Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Sebelumnya, Malaysia juga mengalahkan Myanmar 2-1 dan Laos 4-0.
Dua kemenangan tersebut memperlihatkan karakter yang kemudian menjadi identitas mereka, agresif ketika mendapatkan momentum dan sangat berbahaya dalam transisi.
Perpaduan Pemain Muda dan Senior
Salah satu hal paling menarik dari Malaysia saat ini adalah perubahan komposisi skuad.
Pelatih Tan Cheng Hoe memiliki sejumlah pemain muda yang mulai mendapatkan panggung internasional, tetapi tetap mempertahankan pemain senior seperti Paulo Josué sebagai pusat permainan.
ESPN menggambarkan perpaduan pemain senior dan pemain muda tersebut sebagai salah satu faktor penting yang mengantarkan Malaysia ke semifinal ASEAN Hyundai Cup 2026.
Tag
Berita Terkait
-
India Mundur, Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Alasan India Lebih Pilih Brasil Dibanding Timnas Indonesia, Rela Batal Ikut FIFA ASEAN Cup 2026
-
Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Bikin Vietnam Waspada, Kim Sang-sik Punya Rencana Khusus
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Mengerikan
-
Dua Pemain Timnas Indonesia Nganggur Usai Gagal di Piala AFF 2026
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Punya Taring, Tapi Ada Celah
-
Huawei Pura 90s Series Segera Masuk Indonesia, Bawa Kamera Telephoto 200MP dan AI Canggih
-
DPRD Setuju Makzulkan Bupati Gowa, Kenapa Husniah Talenrang Belum Resmi Dicopot?
-
Sita Aset Rp39,9 M Milik Bos Gendut, Petugas BNN Ditembaki Petasan di Kampung Bahari
-
5 Rekomendasi Face Painting Terbaik Buat Riasan 17 Agustusan, Aman untuk Anak-anak!
-
Kehilangan Kendali Saat Mendahului, Mahasiswa Asal Pekanbaru Tewas di Lima Puluh Kota
-
Anime Pendek Kaiju No.8 Narumis Week at Work Tayang 5 September
-
Merdeka dari Ekspektasi Orang Lain: Perjalanan Temukan Versi Diri Sendiri
-
Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
-
BRI Mudahkan Cicilan Kartu Kredit via BRImo dengan Skema Baru