Profil Benat San Jose Pelatih Baru Emil Audero: Punya Kedekatan dengan Indonesia

Rabu, 02 September 2026 | 11:44 WIB
Profil Benat San Jose Pelatih Rayo Vallecano: Punya Kedekatan dengan Indonesia [Instagram]
  • Kiper Timnas Indonesia Emil Audero segera bergabung dengan klub LaLiga Rayo Vallecano sebagai pemain pinjaman.
  • Emil Audero didatangkan ke Rayo Vallecano untuk menggantikan posisi Augusto Batalla yang sedang mengalami cedera serius.
  • Di Rayo Vallecano, Emil Audero akan dilatih oleh Benat San Jose yang sebelumnya pernah melatih Jordi Amat.

Suara.com - Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero selangkah lagi bakal bergabung dengan klub LaLiga Spanyol, Rayo Vallecano.

Kabar terbaru menyebutkan bahwa Emil Audero bakal jadi pemain pinjaman di Vallecano.

Emil Audero didatangkan untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Augusto Batalla akibat cedera serius.

Di Rayo Vallecano, Emil Audero bakal dilatih oleh Benat San Jose, pelatih yang punya relasi kuat dengan pemain Indonesia, kok bisa? berikut ulasannya.

Emil Audero Mulyadi. (instagram.com/@emil_audero)

Profil Benat San Jose

Benat San Jose Gil lahir di San Sebastián pada 24 September 1979.

Sebelum menekuni dunia kepelatihan, ia sempat menjalani karier sebagai pesepak bola dan bermain di posisi sayap kiri.

Karier bermain San Jose lebih banyak berlangsung di level klub lokal Spanyol.

Ia pernah memperkuat Hernani, Universidad del País Vasco, Tolosa, Basconia, Berio, Orihuela, Saint-Jean de Luz Foot, dan Pasaia.

Ia kemudian beralih sepenuhnya ke dunia kepelatihan.

San Jose memulai perjalanan sebagai pelatih di Ekintza Ikastola sebelum bergabung dengan akademi Real Sociedad pada 2008.

Petualangan San José di luar Spanyol dimulai pada 2012 ketika ia ditunjuk sebagai pelatih tim U-21 Al-Ittihad.

Tidak lama kemudian, ia mendapat kepercayaan menangani tim utama klub Arab Saudi tersebut.

Pada 2013, San José mencatat salah satu pencapaian terbesar dalam kariernya.

Ia membawa Al-Ittihad menjuarai Saudi Kings Cup dan menjadi pelatih termuda dalam sejarah sepak bola Arab Saudi yang berhasil mengangkat trofi tersebut, ketika usianya baru 33 tahun.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com