Hujan Gol dan Drama Adu Penalti Warnai Final MLSC 2026 Seri Jakarta

Minggu, 20 September 2026 | 19:51 WIB
MLSC Seri 1 2026-2027 di Jakarta dan Yogyakarta rampung. SDN Cipayung 02 dan SD Tarakanita Bumijo I menjadi juara, sementara Jacksen soroti talenta muda. [Dok. Istimewa]
BACA 10 DETIK
  • Ajang pembinaan MilkLife Soccer Challenge Seri 1 2026-2027 sukses merampungkan partai puncak di Jakarta Raya dan Yogyakarta pada Minggu (20/9/2026).
  • SDN Gedong 03 dan SDN Cipayung 02 keluar sebagai juara di Jakarta, sementara SD Tarakanita Bumijo I serta SD Muhammadiyah Sapen menjuarai wilayah Yogyakarta.
  • Head Coach Jacksen F. Tiago mengapresiasi peningkatan teknik dasar peserta yang diyakini mendukung target Timnas Putri Indonesia menuju Piala Dunia Wanita 2035.

Di Yogyakarta, SD Tarakanita Bumijo I menjadi juara KU 10 setelah mengalahkan SD Muhammadiyah Sapen dengan skor 3-1.

Seluruh gol kemenangan SD Tarakanita Bumijo I dicetak Alisya Natalia Bandari. Ia mencetak hattrick pada menit ke-5, 24, dan 29.

Meski gagal meraih gelar KU 10, SD Muhammadiyah Sapen membalas pada kategori KU 12.

SD Muhammadiyah Sapen mengalahkan SD Kalasan 1 dengan skor 1-0 melalui gol Ralin Adiba Fitria Sanjaya pada menit ke-17.

Jacksen Soroti Perkembangan Teknik Dasar

Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Jacksen F. Tiago, mengapresiasi perkembangan permainan para peserta sepanjang MLSC Seri 1 2026-2027.

Mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut menilai para pemain mulai menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai teknik dasar dan permainan sebagai sebuah tim.

“Melihat pertandingan yang sudah berjalan di MLSC seri 1 tahun ini, nampak ada sejumlah perkembangan dari kemampuan para peserta," kata Jacksen memberikan analisisnya.

"Teknik dasar mereka semakin baik, lebih percaya diri saat menggiring bola, passing-nya semakin terarah, kontrolnya juga semakin bagus," rincinya memuji keterampilan dasar pemain.

"Dan yang penting, mereka mulai mengerti cara bermain sebagai sebuah tim,” ujar pria asal Brasil tersebut menambahkan.

Jacksen juga meyakini target membawa Timnas Putri Indonesia menembus putaran final Piala Dunia Wanita 2035 dapat diwujudkan melalui proses pembinaan yang berkelanjutan.

"Menurut saya, Bakti Olahraga Djarum Foundation telah berhasil membuat sepak bola putri benar-benar menggeliat dan kita sekarang mulai bisa melihat hasil dari proses itu," tegasnya.

Regulasi Lapangan KU 10 Berubah

MLSC Seri 1 2026-2027 tetap menggunakan format pertandingan tujuh lawan tujuh tanpa aturan offside.

Perubahan terjadi pada dimensi lapangan kategori KU 10 yang diperlebar menjadi 42 x 26 meter, sama seperti ukuran lapangan untuk kategori KU 12.

Penyelenggara juga kembali menghadirkan Festival SenengSoccer untuk kategori usia 8 tahun sebagai bagian dari upaya memperkenalkan sepak bola sejak usia dini.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com