- Timnas Indonesia menempati posisi kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 setelah bermain imbang tanpa gol melawan Malaysia.
- Indonesia wajib mengalahkan Bangladesh pada laga terakhir untuk menjaga peluang merebut posisi puncak klasemen Grup A.
- Penentuan juara grup juga akan bergantung pada perolehan selisih gol dibandingkan dengan hasil pertandingan timnas Malaysia.
Penentuan posisi kemudian dapat bergeser kepada kriteria berikutnya yang ditetapkan regulasi turnamen, termasuk catatan disiplin atau fair play, apabila seluruh indikator sebelumnya juga sama.
Sementara itu, Singapura masih memiliki peluang untuk mengganggu persaingan di papan atas.
The Lions mengoleksi tiga poin dan hanya tertinggal satu angka dari Indonesia serta Malaysia.
Sebaliknya, Bangladesh berada di posisi terbawah setelah menelan dua kekalahan.
Dengan koleksi nol poin dan selisih gol -4, Bangladesh dipastikan tidak lagi memiliki peluang untuk melaju ke final.
Bagi Indonesia, hasil 0-0 melawan Malaysia menjadi peringatan bahwa laga terakhir tidak boleh dianggap mudah.
Skuad asuhan John Herdman membutuhkan kemenangan sekaligus harus memperhatikan hasil pertandingan Malaysia kontra Singapura.
Dengan selisih gol hanya terpaut satu dari Malaysia, setiap gol pada pertandingan terakhir bisa menjadi sangat menentukan.
Perburuan posisi puncak Grup A pun berpotensi berlangsung hingga menit terakhir.
Sementara itu, pelatih Bangladesh, Thomas Dooley, menilai timnya sebenarnya menunjukkan perkembangan dibandingkan pertandingan sebelumnya. Namun, masalah penyelesaian akhir kembali menjadi ganjalan utama.
Menurutnya, tim masih membutuhkan pemain depan yang mampu menjadi penyelesai akhir dari peluang-peluang yang tercipta.
“Masalah terbesar kami adalah mencetak gol. Kami tidak memiliki striker nomor sembilan yang sempurna untuk memasukkan bola ke gawang,” kata Dooley.