Lakoni Partai Hidup Mati Lawan Bangladesh, Erick Thohir Minta Pemain Timnas Indonesia Mati-matian

Rabu, 30 September 2026 | 09:41 WIB
Pesepak bola Tim Nasional Indonesia Ole Romeny (tengah) terjatuh usai berebut bola dengan dibayangi pesepak bola Tim Nasional Malaysia Quentin Cheng (kanan) dalam pertandingan penyisihan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2026). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/app/kye]
BACA 10 DETIK
  • Ketua Umum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia mewaspadai Bangladesh pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
  • Pertandingan pamungkas tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026.
  • Erick Thohir menegaskan peluang Indonesia lolos masih terbuka sehingga skuad Garuda wajib berjuang habis-habisan dalam pertandingan.

Suara.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia untuk fokus dan tidak menganggap enteng Bangladesh pada pertandingan pamungkas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.

Menurut Erick, kekuatan tim yang mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026 cukup merata, sehingga pada laga yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026), skuad Garuda harus bekerja keras.

"Tinggal bagaimana nanti lawan Bangladesh kita tidak boleh anggap remeh," tegas Erick saat ditemui di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupeten Bandung, Selasa (29/9/2026) malam.

Erick mencontohkan hasil pertandingan di Grup B FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat. Pakistan yang tidak diunggulkan, justru bisa memberikan perlawanan dan bermain imbang dengan Filipina.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan tanggapan mengenai kritikan terhadap pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, usai menghadapi Malaysia pada pertandingan kedua FIFA ASEAN Cup 2026. [Suara/com/Rahman]

Padahal Filipina merupakan tim bagus dan dilaga sebelumnya hampir bermain imbang dengan tim kuat Vietnam.

"Tadi Pakistan lawan Filipina saja 2-2. Padahal sebelumnya kita pikir hampir Filipina menahan Vietnam 1-1," jelasnya.

Olah karena itu, Erick menegaskan skuad Garuda untuk tidak menganggap enteng Bangladesh serta meminta Kevin Diks dan kawan-kawan untuk bermain habis-habisan.

"Artinya Bangladesh juga tidak boleh dipandang sebelah mata. Kita harus fight dan mudah-mudahan Malaysia dan Singapura juga fight sama-sama. Kita lihat nanti hasilnya," tegasnya.

Saat ditanya mengenai peluang Indonesia untuk lolos, Erick menyebut peluang tersebut masih terbuka lebar. Namun, ia menekankan skuad Garuda harus terus berjuang sepanjang pertandingan.

Saat ini puncak klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 ditempati oleh Malaysia dengan mengumpulkan empat poin, sedangkan Timnas Indonesia di peringkat kedua dengan jumlah poin yang sama. Malaysia unggul selisih gol dari skuad Garuda.

Sedangkan peringkat ketiga ditempati oleh Singapura dengan mengumpulkan tiga poin dan Bangladesh di posisi dasar klasemen tanpa poin.

"Masih ada peluang. Dengan segala risiko, harus berjuang. Namanya berjuang ya seperti ini, ngos-ngosan, tidak mudah," tegasnya.

Kontributor : Rahman

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com