- Nasrullo Kabirov ditunjuk memimpin laga Timnas Indonesia versus Bangladesh pada FIFA ASEAN Cup 2026.
- Federasi Sepak Bola Tajikistan menjatuhkan sanksi denda pada 2014 karena Kabirov gagal memberi kartu merah.
- Kabirov kembali menerima sanksi pencopotan tugas serta skorsing dari FFT pada tahun 2015 dan 2022.
Media Tajikistan Avesta melaporkan bahwa Kabirov dicopot dari tugas memimpin pertandingan kasta teratas dan Divisi I Tajikistan hingga akhir putaran pertama musim 2015.
Sanksi itu diberikan setelah Komisi Departemen Wasit FFT memeriksa laporan pengawas pertandingan Khujand kontra Daleron-Uroteppa.
Kabirov mendapatkan nilai 5,8 dari pengawas pertandingan. Komisi menilai dia tidak mampu mengontrol disiplin pemain, jalannya pertandingan, serta pengelolaan waktu selama laga yang berakhir 1-1 tersebut.
FFT menjatuhkan hukuman berdasarkan aturan disiplin wasit terkait kesalahan dalam memimpin pertandingan dan penilaian tidak memuaskan dari pengawas.
Dengan demikian, kasus tersebut bukan sekadar kritik dari klub atau suporter.
Ada keputusan resmi dari komite wasit federasi sepak bola Tajikistan yang berujung pada pencopotan Kabirov dari tugasnya.
Kembali Diskors pada 2022
Catatan lain muncul pada 2022.
Avesta melaporkan bahwa Komite Wasit Federasi Sepak Bola Tajikistan kembali menjatuhkan sanksi kepada Kabirov setelah pertandingan Khujand kontra Fayzkand.
Setelah mempelajari rekaman pertandingan, komite menyimpulkan Kabirov dan asistennya, Ismoil Nuraliev, melakukan beberapa kesalahan yang berdampak terhadap hasil pertandingan.
Laga tersebut berakhir 3-0 untuk Khujand.
Sebagai konsekuensinya, Kabirov dan Nuraliev dilarang memimpin pertandingan di bawah naungan Liga Sepak Bola Tajikistan selama dua pertandingan.
Menariknya, dalam rapat yang sama, Komite Wasit FFT juga membahas protes Istiklol terhadap kepemimpinan wasit pada pertandingan melawan Istaravshan.