- Mitchell Baker mencetak lima gol untuk membawa Timnas Indonesia mengalahkan Bangladesh pada Kamis, 1 Oktober 2026.
- Kemenangan tersebut mengantarkan Timnas Indonesia lolos ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 untuk menantang Thailand.
- Torehan lima gol tersebut membuat Mitchell Baker sejajar dengan legenda Timnas Indonesia, Sucipto Suntoro dan Iswadi Idris.
Suara.com - Mitchell Baker jadi momok bagi pertahanan Bangladesh saat pertemuan dengan Timnas Indonesia pada match terakhir grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Kamis 1 Oktober 2026.
Baker mencetak 5 gol alias Quintrick ke gawang Bangladesh dan antarkan Timnas Indonesia lolos ke final menantang Thailand.
Torehan 5 gol Baker ini membuat namanya kini sejajar dengan dua legenda Timnas Indonesia, Sucipto Suntoro dan Iswadi Idris.
5 Gol Iswadi Idris
Salah satu pemain Timnas Indonesia yang pernah mencetak quintrick ialah Iswadi Idris.
Iswadi Idris melakukannya ketika Indonesia menghadapi Vietnam Selatan dalam ajang President's Cup 1971 di Seoul, Korea Selatan.
Dalam pertandingan tersebut, Indonesia menang telak 9-1 atas Vietnam Selatan.
Iswadi tampil sebagai pemain sayap, bukan striker murni.
Namun, ketajamannya membuat ia mampu memborong lebih dari separuh gol Indonesia dalam pertandingan tersebut.
Berdasarkan catatan statistik yang dihimpun, lima gol Iswadi Idris tercipta pada menit 10, 13, 63, 84, dan 90.
Quintrick Gareng
Nama lain yang tidak bisa dilepaskan dari sejarah ketajaman Timnas Indonesia adalah Soetjipto Suntoro, yang lebih dikenal dengan julukan Gareng.
Soetjipto merupakan penyerang yang menjadi bagian penting Timnas Indonesia pada era 1960-an.
RSSSF mencatatnya mengoleksi 37 gol dari 61 pertandingan internasional bersama Indonesia.
Salah satu penampilan paling terkenal Soetjipto terjadi pada Merdeka Tournament 1968 ketika Indonesia menghadapi Taiwan di Stadion Merdeka, Kuala Lumpur.
Saat itu Timnas Indonesia menang 10-1 dan Gareng mencetak 5 gol kemenangan.