-
Indonesia meraih tambahan 3,35 poin FIFA usai menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
-
Hasil imbang 2-2 hingga babak tambahan membuat poin kemenangan penalti tak maksimal.
-
Peringkat resmi terbaru Timnas Indonesia bakal diumumkan FIFA pada Rabu (7/10/2026).
Suara.com - Timnas Indonesia berhasil menambah poin dalam ranking FIFA setelah menaklukkan Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026. Kemenangan dramatis di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026), membuat Skuad Garuda memperoleh tambahan 3,35 poin.
Tambahan tersebut membuat koleksi poin Indonesia kini mencapai 1.166,50 angka. Namun, Skuad Garuda masih berada di peringkat ke-117 dunia.
Final FIFA ASEAN Cup 2026 berlangsung penuh drama. Indonesia lebih dahulu membuka keunggulan melalui tendangan bebas Dean James pada menit ke-84.
Thailand kemudian mampu memanfaatkan kelengahan lini belakang Indonesia. Iklas Sanron mencetak gol penyama kedudukan sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan.
Thailand berbalik unggul melalui Peeradol Chamrasamee pada menit ke-111. Namun, Indonesia tidak menyerah. Elkan Baggott mencetak gol pada menit ke-116 untuk mengubah skor menjadi 2-2.
Karena tidak ada gol tambahan hingga akhir perpanjangan waktu, pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.
Pada babak tos-tosan tersebut, para eksekutor Indonesia menjalankan tugas dengan sempurna. Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama sukses menjalankan tanggung jawabnya.
Sebaliknya, dua penendang Thailand, Sarach Yooyen dan Nattapong Sayriya, gagal menaklukkan Emil Audero. Indonesia pun keluar sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Sebelum final melawan Thailand, Timnas Indonesia memiliki 1.163,16 poin ranking FIFA. Jumlah tersebut didapat setelah Skuad Garuda mengalahkan Bangladesh dengan skor telak 9-2.
Kemenangan atas Thailand kemudian memberikan tambahan 3,35 poin sehingga total koleksi Indonesia menjadi 1.166,50 angka.
Besarnya tambahan poin ranking FIFA tidak semata-mata ditentukan oleh skor kemenangan. Status pertandingan dan kualitas lawan turut menjadi faktor penting dalam penghitungan.
Pertandingan kompetitif memiliki bobot berbeda dibandingkan laga persahabatan. Selain itu, kemenangan atas tim dengan peringkat FIFA lebih tinggi berpotensi memberikan tambahan poin yang lebih besar.
Indonesia memang keluar sebagai pemenang setelah adu penalti. Namun, dalam sistem perhitungan ranking FIFA, hasil yang menjadi dasar penghitungan adalah skor pertandingan hingga 120 menit.
Karena laga Indonesia vs Thailand berakhir imbang 2-2 setelah perpanjangan waktu, kemenangan melalui adu penalti tidak dihitung dengan bobot yang sama seperti kemenangan dalam waktu pertandingan.
Secara perhitungan, Indonesia sebelumnya diperkirakan bisa memperoleh tambahan sekitar 5,85 poin apabila mampu mengalahkan Thailand dalam 120 menit. Namun, hasil akhir yang ditentukan melalui adu penalti membuat tambahan yang diterima hanya 3,35 poin.