Cahya Supriyadi Bertekad Memutus Tren Positif Persija Jakarta Saat Jamu PSIM Yogyakarta

Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:23 WIB
PSIM Yogyakarta. (Instagram/@psimjogja_official)
BACA 10 DETIK
  • PSIM Yogyakarta menyiapkan taktik rahasia untuk menghadapi Persija Jakarta pada Sabtu (10/10).

  • Pelatih Jean Paul Van Gastel memfokuskan latihan tim usai menjalani jeda libur kompetisi.

  • Kiper Cahya Supriyadi bertekad tampil maksimal memutus tren positif tim tamu Persija.

Suara.com - Laskar Mataram mematangkan skema rahasia demi mengamankan poin penuh saat menjamu Macan Kemayoran pada laga lanjutan Super League 2026/2027 di Bantul. Ambisi besar ini menjadi ujian perdana klub usai jeda kompetisi.

Stadion Sultan Agung bakal menjadi saksi adu mekanik taktik antara tuan rumah dan penghuni papan atas klasemen pada Sabtu (10/10). Kemenangan menjadi harga mati bagi tuan rumah untuk menjaga gengsi di kandang sendiri.

Jeda waktu latihan dimanfaatkan jajaran pelatih untuk memulihkan kebugaran fisik pemain sekaligus menyusun kejutan strategi. Persiapan matang ini diyakini mampu meredam rekor mentereng tim tamu pada pertandingan mendatang.

Pelatih PSIM Yogyakarta Jean Paul Van Gastel dalam konferensi pers menjelang pertandingan di Yogyakarta, Jumat, mengatakan timnya telah mempersiapkan para pemain untuk meraih kemenangan setelah kompetisi kembali bergulir seusai jeda liga.

"Setelah masa jeda, liga kembali dimulai. Bagi kami, ini adalah pertandingan lain yang berusaha kami menangkan," katanya.

Pelatih asal Belanda tersebut enggan membocorkan formula rahasia yang sudah diasah dalam beberapa sesi latihan terakhir. Sikap tertutup ini diambil agar kejutan permainan dapat berjalan maksimal di lapangan hijau.

"Jelas kami punya rencana permainan yang sudah kami latih kemarin. Tapi saya tidak bisa memberikan (informasi) rencana permainan itu," ujarnya.

Sementara itu, pemain PSIM Yogyakarta Cahya Supriyadi menyatakan para pemain siap menghadapi Persija Jakarta dengan menjalankan strategi dan instruksi yang diberikan pelatih.

"Kita akan memberikan yang maksimal untuk pertandingan besok," katanya.

Para penggawa PSIM berada dalam motivasi tinggi meski harus bentrok dengan salah satu penantang gelar musim ini. Semangat pantang menyerah menjadi modal utama skuad Laskar Mataram untuk memutus dominasi lawan.

"Semoga kita bisa memberikan hasil yang terbaik karena kita tahu Persija juga makin melesat di pertandingan sebelum-sebelumnya, tapi kita akan berjuang sampai selesai," ujarnya.

Pertemuan kedua tim selalu menyajikan tensi tinggi sejak awal bergulirnya kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Laga ini sekaligus menjadi pembuktian konsistensi PSIM setelah libur jeda kompetisi Super League 2026/2027.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com