Sukses Bawa Indonesia Juara, Calvin Verdonk Siap Tampil Laga Lille vs Le Havre

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 13:05 WIB
PSG hampir juara Liga Prancis musim ini. Sementara klub Calvin Verdonk, LOSC Lille, berada di posisi ketiga dan berpeluang lolos ke Liga Champions. [Dok. IG Lille]
BACA 10 DETIK
  • Calvin Verdonk langsung mengalihkan fokus ke Lille usai membawa Timnas Indonesia menjuarai ASEAN Cup.

  • Verdonk menjaga ritme jam tidur Eropa saat terbang kembali untuk mempercepat proses pemulihan fisik.

  • Lille bersiap menghadapi Le Havre di Liga Prancis sebelum menantang Arsenal di Liga Champions.

Suara.com - Bek kiri Timnas Indonesia Calvin Verdonk memilih menyita waktu perayaan gelar juara demi mempersiapkan diri menghadapi pertandingan penting bersama klubnya, Lille. Pemain berusia 29 tahun itu langsung memfokuskan fisik dan mentalnya untuk pertarungan kompetisi Eropa setelah menuntaskan tugas negara.

Langkah profesional ini diambil Verdonk hanya beberapa hari usai mengantarkan Skuad Garuda mengakhiri dahaga gelar regional yang membentang selama puluhan tahun. Ia enggan larut dalam euforia berkepanjangan karena jadwal padat bersama Lille sudah menanti di depan mata.

Pendekatan disiplin ini membantunya beradaptasi cepat dengan perbedaan zona waktu antara Asia Tenggara dan Eropa selama agenda internasional. Ia menerapkan strategi khusus untuk menjaga kondisi tubuhnya tetap fit dan siap tempur seketika mendarat di Prancis.

"Tidak banyak waktu untuk merayakan kemenangan dengan layak, tetapi kami tetap merayakannya bersama tim. Namun, setelah pertandingan melawan Thailand, fokus saya langsung beralih ke pertandingan berikutnya pada Sabtu. Kami semua harus mempersiapkan diri untuk pertandingan ini,” kata Verdonk, dikutip dari unggahan Instagram resmi Lille, Jumat.

Peluang terdekat bagi bek berpengalaman ini untuk menambah menit bermainnya hadir pada laga pekan keenam Liga Prancis. Lille dijadwalkan menjamu Le Havre di Stadion Pierre-Mauroy pada Sabtu pukul 22.15 WIB, di mana Verdonk bertekad menambah catatan penampilannya yang sejauh ini baru mengemas tiga laga dari enam pertandingan klub musim ini.

Demi menjaga kebugaran dan mempercepat pemulihan fisik, Verdonk secara ketat mempertahankan ritme jam biologis Eropa meski sedang berada di Indonesia. Ia memanfaatkan waktu istirahat secara terukur, termasuk saat melakoni penerbangan jarak jauh menuju markas klub.

Metode manajemen waktu tidur tersebut terbukti ampuh memangkas efek jet lag saat ia kembali berlatih di markas tim. Dukungan staf medis dan fasilitas pemulihan klub turut mempercepat kesiapan fisiknya untuk kembali bersaing di tim utama.

“Ya, ketika berada di Indonesia, terkadang saya berusaha mengikuti waktu Eropa. Dalam perjalanan pulang menggunakan pesawat, saya juga berusaha menjaga ritme waktu Eropa. Jadi, ketika sudah malam, saya mencoba tidur di pesawat,” ucap Verdonk.

“Ketika tiba di klub ini, semuanya terorganisasi dengan baik dan mereka banyak membantu saya dalam proses pemulihan,” tambah dia.

Kesiapan fisik Verdonk sangat dibutuhkan Lille yang dihadapkan pada jadwal sengit di kompetisi domestik maupun antarklub Eropa. Setelah melakoni laga domestik akhir pekan ini, armada Lille dijadwalkan bertandang ke Stadion Emirates untuk menantang Arsenal dalam lanjutan Liga Champions pada Rabu (14/10) pukul 02.00 WIB.

Ujian berat ini bertepatan dengan momen bersejarah Verdonk bersama Timnas Indonesia pada Senin lalu. Indonesia sukses menyabet gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai menundukkan Thailand lewat adu penalti dengan skor 4-2, kemenangan yang sekaligus memutus penantian gelar tim senior selama 35 tahun.

Kini, fokus penuh Verdonk dibutuhkan untuk mengangkut posisi Lille di papan atas klasemen Liga Prancis. Saat ini Lille bertengger di peringkat keempat dengan raihan 10 poin, bersaing ketat di zona papan atas.

Sementara itu, di pentas Liga Champions, Lille masih tertahan di peringkat ke-22 tanpa poin setelah menelan kekalahan dari Real Betis di laga pembuka. Kehadiran Verdonk yang berada dalam kondisi siap tempur diharapkan mampu memberikan dorongan positif bagi lini pertahanan tim.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com