Persib Dapat Keuntungan di ACL 2, The Cong Viettel Diterpa Krisis Pemain

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:21 WIB
Bek Persib Bandung saat bermain pada laga perdana Grup E AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027 melawan FC Seoul di Stadion Piala Dunia Seoul, Korea Selatan, Rabu (16/9/2026). (ANTARA/HO-Persib Bandung)
BACA 10 DETIK
  • Persib Bandung diuntungkan oleh krisis cedera lima hingga enam pemain kunci The Cong Viettel.

  • Lini pertahanan The Cong Viettel sangat rapuh setelah kebobolan lima gol dalam tiga laga.

  • Klub Vietnam tersebut datang ke Bandung usai kalah 1-3 dan terdampar di posisi 11.

Suara.com - Persib Bandung berpeluang memanfaatkan kondisi sulit yang tengah dialami lawannya, The Cong Viettel, menjelang pertemuan kedua tim pada laga Grup E AFC Champions League Two (ACL 2) 2026/2027.

Klub asal Vietnam tersebut sedang menghadapi masalah kebugaran pemain. Pelatih The Cong Viettel, Velizar Popov, mengungkapkan timnya belum bisa tampil dengan kekuatan penuh karena lima hingga enam pemain penting mengalami cedera.

Situasi itu turut mengganggu persiapan The Cong Viettel sebelum menghadapi Persib di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (14/10/2026).

Kondisi tim semakin sulit setelah The Cong Viettel menelan kekalahan 1-3 dari Ha Tinh dalam lanjutan kompetisi V.League.

Hasil tersebut membuat Popov kembali menyoroti persoalan cedera yang dinilai berdampak besar terhadap permainan timnya.

“Masalah terbesar kami saat ini adalah cedera. Hal itu sangat memengaruhi organisasi dan kekompakan tim. Saya belum pernah memiliki skuad terkuat karena selalu ada sekitar lima hingga enam pemain penting yang harus absen akibat cedera,” kata Popov, dikutip dari Thethao247.

Pelatih asal Bulgaria itu menjelaskan, pemain yang mengalami cedera kerap kehilangan momentum latihan. Ketika kembali ke lapangan, mereka harus membangun kembali kondisi dan kesiapan sebelum bisa tampil maksimal.

“Ketika pemain cedera, mereka kehilangan bagian penting dari proses persiapan. Saat kembali, mereka hampir harus memulai semuanya dari awal, tetapi kemudian ada yang kembali cedera. Ini merupakan siklus yang sangat sulit,” ujarnya.

Selain persoalan kebugaran, Popov juga menyoroti rapuhnya lini pertahanan The Cong Viettel. Dalam tiga pertandingan terakhir di semua kompetisi, timnya selalu kebobolan dan belum mampu mencatatkan clean sheet.

Dalam periode tersebut, The Cong Viettel kebobolan lima gol dan hanya mampu mencetak dua gol. Mereka juga cuma mengumpulkan satu poin dari tiga pertandingan terakhir.

Catatan itu menjadi pekerjaan rumah bagi Popov sebelum timnya bertandang ke markas Persib. Terlebih, The Cong Viettel saat ini masih tertahan di peringkat ke-11 klasemen sementara V.League.

Popov menilai timnya seharusnya bisa mendapatkan hasil lebih baik saat menghadapi Ha Tinh. Namun, kelemahan dalam mengantisipasi serangan lawan membuat mereka harus pulang dengan kekalahan.

“Kami kebobolan gol-gol yang sangat sulit dipercaya, semuanya dari jarak yang cukup jauh. Kami menguasai pertandingan dengan baik, tetapi tidak mampu mencetak gol kedua untuk membawa pertandingan ke arah yang menguntungkan," pungkasnya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com