Thom Haye Sindir soal Fasilitas Persib yang Tak Lebih Baik dari Rumah Marc Klok

Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:03 WIB
Pesepak bola Timnas Indonesia Thom Haye (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Timnas Vietnam Nguyen Hai Long (kanan) pada pertandingan Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/mrh/wsj]
BACA 10 DETIK
  • Thom Haye mengkritik fasilitas pemulihan Persib Bandung yang dinilai tidak mampu menunjang kebutuhan pemain.

  • Pemain Timnas Indonesia tersebut memilih menjalani recovery mandiri di rumah Marc Klok.

  • Padatnya empat kompetisi musim ini memaksa Persib memprioritaskan kesiapan fisik pemain dibanding taktik terbaik.

Suara.com - Gelandang Persib Bandung, Thom Haye, melontarkan kritik terkait fasilitas pemulihan yang tersedia di klubnya. Pemain Timnas Indonesia itu bahkan mengaku lebih memilih menjalani pemulihan di tempat pribadi, termasuk rumah Marc Klok, karena merasa fasilitas klub belum mampu memenuhi kebutuhannya.

Keluhan tersebut muncul di tengah padatnya jadwal Persib Bandung pada musim 2026/2027. 

Selain berkompetisi di Super League, Maung Bandung juga harus menghadapi sejumlah ajang lain, yakni AFC Champions League Two, ASEAN Club Championship, dan Indonesia League Cup.

Thom Haye menilai bertambahnya jumlah kompetisi seharusnya diikuti peningkatan fasilitas untuk menunjang kebugaran pemain. 

Menurutnya, kebutuhan pemulihan menjadi semakin penting ketika tim harus menjalani banyak pertandingan dan perjalanan panjang.

Namun, Haye merasa belum ada perubahan berarti dalam kondisi yang dihadapi Persib. Ia juga menyoroti situasi tim yang harus bepergian ke berbagai tempat dan tidak selalu bermain di stadion sendiri.

“Bagi kami sebagai satu grup, tidak ada yang berubah. Tidak ada fasilitas yang berubah. Kami tidak bermain di stadion kami sendiri. Kami bepergian ke mana-mana,” kata Thom Haye kepada awak media.

Pemain berusia 31 tahun itu kemudian menjelaskan alasannya memilih tempat pribadi untuk menjalani pemulihan. Ia menilai fasilitas yang tersedia di klub belum cukup menunjang proses pemulihan yang dibutuhkannya.

“Jika saya ingin pergi untuk latihan pemulihan, bagi saya lebih baik pergi ke tempat pribadi [rumah Marc Klok] daripada pergi ke klub, karena di klub saya tidak bisa menjalani pemulihan,” ujar Haye.

Haye juga menyoroti dampak padatnya jadwal terhadap persiapan Persib menghadapi pertandingan berikutnya. 

Menurutnya, penambahan kompetisi seharusnya dibarengi dukungan fasilitas yang memadai agar para pemain bisa menjaga kondisi fisik sepanjang musim.

Ia menilai situasi tersebut membuat tim harus lebih mempertimbangkan kondisi kebugaran pemain ketika menentukan susunan pemain. 

Akibatnya, pilihan pemain yang tersedia bisa menjadi faktor lebih dominan dibandingkan upaya menurunkan komposisi terbaik.

“Jika menambah ajang seperti Shopee Cup, itu harusnya lebih baik. Sekarang rasanya, untuk laga berikutnya kami tidak melihat bagaimana memainkan tim terbaik, tetapi melihat siapa yang sehat,” kata Thom Haye.

Meski melontarkan kritik, Haye tetap menilai Persib telah menunjukkan performa yang baik. 

Namun, mempertahankan konsistensi menjadi tantangan tersendiri ketika pemain harus menghadapi jadwal pertandingan yang padat tanpa dukungan pemulihan yang menurutnya memadai.

“Jadi sebenarnya, tim ini tampil sangat baik, tetapi rasanya itu hampir tidak mungkin. Satu-satunya hal yang kami lakukan adalah mencoba untuk tetap sehat sebagai sebuah grup,” pungkasnya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com