- Penyerang TOP Oss, Mauresmo Hinoke, mencetak dua gol saat mengalahkan Helmond Sport akhir pekan lalu.
- Pemain berusia 21 tahun itu berkelakar bahwa balsem pereda nyeri otot menjadi rahasia ketajamannya.
- Mantan pemain Timnas Indonesia U-20 tersebut kini menjadi pencetak gol terbanyak klubnya musim ini.
Suara.com - Penyerang TOP Oss, Mauresmo Hinoke, kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak dua gol saat timnya mengalahkan Helmond Sport 3-1 dalam lanjutan kompetisi sepak bola Belanda akhir pekan lalu.
Pemain berusia 21 tahun itu melanjutkan performa apiknya setelah pekan sebelumnya membukukan hattrick ke gawang MVV Maastricht dalam kemenangan 4-1.
Bukan hanya ketajaman Hinoke yang menarik perhatian.
Dalam wawancara bersama ESPN seusai pertandingan, pemain yang pernah memperkuat Timnas Indonesia U-20 tersebut melontarkan candaan mengenai Tiger Balm atau balsem untuk redakan nyeri otot yang disebutnya sebagai kemungkinan rahasia di balik produktivitas golnya.
“Mungkin memang begitu. Minggu lalu saya mengoleskan Tiger Balm di kemaluan saya, hari ini tidak. Mungkin itu sebabnya kali ini saya mencetak dua gol, bukan tiga,” ujar Hinoke.
Pernyataan Hinoke muncul setelah pewawancara ESPN menyinggung kemungkinan Tiger Balm menjadi rahasia di balik penampilan impresifnya.
Pekan sebelumnya, ia mencetak tiga gol saat TOP Oss menundukkan MVV Maastricht 4-1.
Ketika kembali mencetak gol melawan Helmond Sport, Hinoke justru hanya membukukan dua gol.
Ia pun melanjutkan candaan tersebut dengan mengatakan mungkin akan kembali menggunakan balsem itu pada pekan berikutnya.
“Saya tidak tahu. Mungkin minggu depan saya harus mengoleskannya lagi di sana,” katanya sambil tertawa.
Hinoke memang sedang menikmati periode produktif bersama TOP Oss.
Ia telah mengoleksi lima gol dalam 10 pertandingan dan menjadi pencetak gol terbanyak timnya sejauh musim ini.
Pemain sayap kiri kelahiran Breda, Belanda, itu juga tercatat pernah lima kali memperkuat Timnas Indonesia U-20.
Hinoke bergabung dengan TOP Oss pada pertengahan 2024 setelah sebelumnya menimba pengalaman di VV Baronie dan FC Dordrecht.
Bersama FC Dordrecht, ia sempat tampil empat kali di tim utama tanpa mencetak gol maupun assist.