Persija Tersandung di Markas Persita, Shin Tae-yong Langsung Pasang Alarm

Senin, 19 Oktober 2026 | 12:52 WIB
Pelatih Persija Shin Tae-yong saat konferensi pers menjawab pertanyaan awak media mengenai nasib Van Basty Souza di tim besutannya jelang bergulirnya Super League 2026/2027 [dok. Persija].
BACA 10 DETIK
  • Persija Jakarta takluk 2-3 dari Persita Tangerang di Super League.

  • Shin Tae-yong soroti kelemahan tim dalam mengantisipasi serangan balik.

  • Kekalahan ini dijadikan momentum evaluasi total untuk perbaikan taktik.

Suara.com - Persija Jakarta gagal melanjutkan tren kemenangan setelah takluk 2-3 dari Persita Tangerang dalam lanjutan Super League 2026/2027. Pertandingan yang berlangsung di Banten International Stadium, Serang, Sabtu (17/10/2026), itu menjadi catatan penting bagi pelatih Macan Kemayoran, Shin Tae-yong.

Kekalahan tersebut sekaligus menghentikan rentetan kemenangan Persija. 

Shin Tae-yong menilai timnya masih memiliki pekerjaan rumah, terutama dalam mengantisipasi serangan balik lawan yang berujung gol.

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong usai laga melawan Persib (dok. Persija)

Pelatih asal Korea Selatan itu mengakui Persija melakukan kesalahan besar ketika menghadapi transisi permainan Persita. Menurutnya, situasi tersebut seharusnya bisa diantisipasi dengan lebih baik oleh para pemain.

"Lawan berhasil mencetak gol melalui serangan balik, dan menurut saya kami melakukan kesalahan besar karena tidak mampu mengantisipasinya dengan baik," kata Shin Tae-yong usai laga.

Shin Tae-yong tidak ingin kekalahan ini menjadi alasan bagi Persija untuk kehilangan kepercayaan diri. 

Ia menyadari bahwa tidak ada tim yang bisa terus meraih kemenangan dalam setiap pertandingan.

“Dalam sepak bola, kita tidak mungkin selalu memenangkan setiap pertandingan. Namun, kekalahan ini bisa menjadi kesempatan bagi kami untuk kembali mengevaluasi tim dan menentukan langkah yang lebih baik ke depannya,” jelasnya.

Meski demikian, Shin Tae-yong menegaskan Persija harus segera berbenah agar kesalahan serupa tidak kembali terulang. 

Persiapan yang lebih matang, terutama saat menghadapi serangan balik, menjadi salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian.

"Hal serupa bisa terjadi dalam setiap pertandingan, sehingga kami harus belajar dan melakukan perbaikan,” ucapnya.

Kekalahan dari Persita menjadi bahan evaluasi bagi Persija untuk memperbaiki organisasi permainan dan kedisiplinan taktik. 

Shin Tae-yong berharap timnya mampu mengambil pelajaran dari hasil tersebut agar bisa kembali tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya.

“Kami harus mempersiapkan diri dengan lebih baik, terutama untuk mengantisipasi situasi seperti ini," jelasnya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com