-
Persija Jakarta membidik kemenangan atas Arema FC untuk mengakhiri rekor buruk kandang sejak 2023.
-
Shin Tae-yong memfokuskan pemulihan fisik pemain akibat waktu persiapan singkat yang hanya tiga hari.
-
Pelatih optimistis skuad Macan Kemayoran mampu bangkit pascakekalahan dari Persita Tangerang pekan lalu.
Suara.com - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, optimistis timnya mampu mengakhiri catatan buruk saat menghadapi Arema FC pada pekan keenam Super League 2026/2027. Kedua tim akan bertemu di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (21/10/2026).
Persija datang ke pertandingan ini dengan waktu persiapan yang relatif singkat. Macan Kemayoran baru saja menghadapi Persita Tangerang pada Sabtu (17/10/2026), sehingga hanya memiliki jeda tiga hari sebelum menjamu Singo Edan.
Kondisi tersebut membuat pemulihan fisik menjadi perhatian utama tim pelatih. Meski demikian, Shin Tae-yong menilai para pemain telah menjalani persiapan dengan baik dan siap menghadapi pertandingan berikutnya.
"Kami telah beristirahat dengan baik dan berlatih dengan baik kemarin serta hari ini. Oleh karena itu, saya pikir kami sudah mempersiapkan diri dengan baik untuk pertandingan melawan Arema besok," kata Shin Tae-yong kepada awak media.
Pelatih asal Korea Selatan itu menjelaskan bahwa waktu istirahat sangat penting di tengah padatnya jadwal kompetisi.
Ia ingin memastikan para pemain berada dalam kondisi terbaik agar bisa tampil maksimal saat menghadapi Arema FC.
"Ya, karena pertandingan hanya berjarak 3 hari, istirahat adalah yang paling penting. Kami telah beristirahat dengan baik dan berfokus pada pemulihan," jelasnya.
"Jadi, bisa dibilang saat ini kami sangat menaruh perhatian pada aspek fisik tersebut," katanya.
Persiapan yang singkat bukan satu-satunya tantangan bagi Persija.
Macan Kemayoran juga dibayangi catatan pertemuan yang kurang menguntungkan ketika berhadapan dengan Arema FC, terutama saat bermain di kandang.
Kemenangan kandang terakhir Persija atas Arema tercatat pada Februari 2023 dengan skor 2-0.
Setelah itu, Rizky Ridho dan kawan-kawan belum mampu kembali meraih kemenangan dalam tiga laga kandang berikutnya melawan tim asal Malang tersebut.
Catatan itu menjadi tantangan tersendiri bagi Persija menjelang pertandingan di Bekasi. Namun, Shin Tae-yong tidak ingin para pemainnya terbebani oleh rekor masa lalu.
Shin mengaku baru mengetahui catatan buruk tersebut menjelang pertemuan kedua tim.
Meski sempat terkejut, ia justru melihatnya sebagai tantangan yang bisa dijawab melalui penampilan di lapangan.