-
Calvin Verdonk menjadi pemain berpaspor Indonesia pertama yang tampil sebagai starter di Liga Champions.
-
Lille menelan kekalahan 2-4 dari Galatasaray meskipun Verdonk bermain penuh sebagai bek kiri.
-
Hasil ini membuat Lille terdampar di peringkat 35 klasemen sementara Liga Champions tanpa poin.
Suara.com - Calvin Verdonk mengukir sejarah baru bagi sepak bola Indonesia di Liga Champions 2026/2027. Bek Timnas Indonesia itu menjadi pemain pertama yang memiliki paspor Indonesia dan dipercaya tampil sebagai starter dalam kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa tersebut.
Verdonk masuk susunan pemain utama saat Lille menjamu Galatasaray pada matchday ketiga Liga Champions di Stadion Pierre-Mauroy, Rabu (21/10/2026). Pelatih Davide Ancelotti menempatkannya di posisi bek kiri, sementara Romain Perraud harus memulai pertandingan dari bangku cadangan.
Pencapaian ini menambah catatan bersejarah Verdonk di Liga Champions. Sebelumnya, ia menjadi pemain Indonesia pertama yang masuk daftar susunan pemain pada pekan pertama, sebelum akhirnya mencatatkan penampilan pertamanya di kompetisi tersebut pada pertandingan kedua.
Namun, momen bersejarah Verdonk sebagai starter tidak berakhir manis. Lille justru harus mengakui keunggulan Galatasaray dengan skor 2-4 meski sempat membalikkan keadaan dan unggul lebih dahulu.
Galatasaray langsung mengejutkan tuan rumah lewat gol Yunus Akgun ketika pertandingan baru berjalan dua menit. Lille kemudian bangkit dan menyamakan kedudukan melalui Soriba Diaoune pada menit ke-21.
Diaoune kembali mencetak gol pada menit ke-39 untuk membawa Lille berbalik unggul 2-1. Sayangnya, keunggulan tersebut tidak bertahan hingga turun minum setelah Alexey Batrakov mencetak gol penyeimbang bagi Galatasaray pada menit ke-44.
Memasuki babak kedua, Galatasaray tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Tim tamu kembali memimpin setelah kiper Lille, Berke Ozer, mencetak gol bunuh diri pada menit ke-52.
Victor Osimhen kemudian memperlebar jarak melalui golnya pada menit ke-61. Lille berusaha mengejar ketertinggalan, tetapi tidak mampu menambah gol hingga pertandingan berakhir dengan skor 2-4.
Kekalahan ini menjadi hasil negatif ketiga Lille dari tiga pertandingan yang telah dimainkan di Liga Champions musim ini. Sebaliknya, kemenangan atas Lille merupakan kemenangan pertama Galatasaray di kompetisi tersebut.
Hasil tersebut membuat Lille berada di peringkat ke-35 klasemen sementara, sedangkan Galatasaray menempati posisi ke-23.
Meski Lille gagal meraih poin, penampilan Verdonk sebagai starter tetap menjadi catatan penting bagi sepak bola Indonesia. Bek berusia 29 tahun itu kini menambah pencapaian bersejarahnya di Liga Champions, meski harus mengakhiri pertandingan dengan kekalahan bersama klubnya.