Suara.com - Butuh dana untuk membangun atau merenovasi hunian? Cara ajukan pinjaman pakai kartu kredit BRI bisa dilakukan dengan program BRIguna. Program BRIguna Karya merupakan adalah fasilitas Kredit Tanpa Agunan atau KTA dari Bank BRI yang diberikan kepada calon debitur/ debitur dengan sumber pembayaran (repayment) berasal dari sumber penghasilan tetap atau fixed income (gaji).
Briguna Karya dapat digunakan untuk pembiayaan berbagai keperluan nasabah, mulai dari keperluan produktif hingga non produktif misalnya : pembelian barang bergerak/ tidak bergerak, perbaikan rumah, keperluan kuliah/ sekolah, pengobatan, pernikahan, dan lain-lain.
Kredit BRIguna dianggap cocok untuk memenuhi biaya pembangunan rumah yang tinggi. Pasalnya, BRI tidak memberlakukan syarat limit kredit sehingga jumlah dana yang ingin dipinjam bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan nasabah. Bagi para pensiunan yang ingin memperbaiki rumah, cara ajukan pinjaman juga bisa dilakukan dengan program BRIguna Purna yang nantinya pembayaran berasal dari sumber uang pensiun.
Khusus untuk BRIguna Karya, jangka waktu kredit hingga 15 tahun (180 bulan) atau masa jatuh tempo pinjaman sampai dengan masa persiapan pensiun (MPP). Bagi yang tertarik, berikut adalah syarat – syarat mengajukan pinjaman untuk membangun atau merenovasi rumah ini.
1. KTP,
2. NPWP,
3. Kartu Keluarga.
4. Asli SK Pengangkatan Pertama dan SK Terakhir,
5. Slip Gaji,
Baca Juga: Viral! Perempuan Ini Diduga Bawa Orang Mati ke Bank Demi Dapat Pinjaman
6. Fotocopy Buku Tabungan BRI,
7. Pas Photo Suami / Istri (bagi yang sudah menikah),
8. Surat Rekomendasi dari atasan debitur,
9. Form Permohonan Pengajuan Pinjaman.
Setelah semua berkas, Anda bisa menghubungi kantor cabang BRI terdekat untuk pemrosesan lebih lanjut. Apabila masih menemui kebingungan, Anda juga dapat terlebih dahulu menghubungi call center BRI di 14017. Website resmi BRI juga menyediakan simulasi pembayaran cicilan bagi yang tertarik mengajukan kredit.
Meski mendapatkan kredit merupakan sesuatu yang mudah, Anda tak seharusnya gegabah dalam mengambil keputusan berutang, apalagi dengan jumlah besar untuk membangun hunian. Pastikan kebutuhan pokok tercukupi terlebih dahulu, serta cash – flow keluarga tidak terlalu terganggu meskipun Anda mengambil kredit. Pastikan pula jumlah gaji bisa menanggung pembayaran cicilan serta Anda tak memiliki beban cicilan lain.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Kisah Petani Pepaya Raup Omzet Rp36 Juta Per Bulan Berkat Pinjaman Ultra Mikro BRI
-
Performa Gemilang! Aset Kelolaan WMG BRI Melonjak 21% pada Q1 2024
-
Alfredo Vera Senang RANS Nusantara FC Amankan Satu Poin Lawan Barito Putera
-
Kekalahan Borneo FC dari Madura United Jadi Bahan Evaluasi Pieter Huistra
-
Viral! Perempuan Ini Diduga Bawa Orang Mati ke Bank Demi Dapat Pinjaman
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji
-
Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol