Suara.com - Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Sunarso, mengungkapkan tantangan memimpin perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sunarso menyebut bahwa salah satu tantangan utamanya adalah menjalankan nilai-nilai perseroan tanpa Key Performance Indicator (KPI) yang jelas.
Salah satunya, nilai yang diterapkan perusahaan BUMN, seperti nilai ekonomi (nilai ekonomi) dan nilai sosial (nilai sosial).
"Yang bahaya kalau KPI-nya tidak jelas. Karena, ketika rugi kita bisa bilang alasannya 'karena saya disuruh membuat social value.' Tetapi kalau keuntungannya terlalu besar, maka ada stakeholder yang bilang 'BUMN jangan untung melulu karena milik negara, harus memikirkan orang banyak.' Tetapi dengan cara apa? Maka dari itu KPI-nya harus jelas," ungkap Sunarso dalam kegiatan Dies Natalis MM FEB UI di Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta pada Selasa (8/10/2024).
"Jadi sulitnya menjadi CEO BUMN adalah disitu. Maka dalam kepemimpinan saat ini saya berterima kasih, karena KPI-nya jelas," sambungnya.
"Jadi ada klaster BUMN yang KPI-nya dititikberatkan di economic value, tapi ada juga yang penekanannya di social value. BRI Alhamdulillah dapat dua-duanya," beber Sunarso.
Dalam konteks nilai ekonomi, sebagai contoh, BRI dituntut untuk menyetor dividen, membayar pajak, menumbuhkan laba serta asetnya. Adapun untuk nilai sosial, perseroan dituntut untuk membina UMKM, meraih target usaha mikro yang membuat rekening, hingga membantu menyalurkan.
Maka dari itu, menurut Sunarso, penting bagi perusahaan BUMN memiliki tata kelola (governance) yang baik.
"Jadi semua hampir semua permasalahan BUMN timbul karena ketidakjelasan tata kelola. Maka kemudian siapapun yang mengurus BUMN, perbaikilah tata kelola, perjelas sistem. Bangun sistem dan ikuti sistem," sebutnya.
"Apa yang membuat tata kelola terganggu? Ya karena stakeholdernya juga tidak paham sebenarnya persepsi tentang BUMN, sebenarnya perusahaan, korporasi, atau bagian dari birokrasi? Jadi tidak boleh fiqihnya kadang-kadang," tambah Sunarso.
Baca Juga: Canggih dan Praktis! Pasang BRImo Widget dan Rasakan Kemudahannya
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek