Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) memberikan klarifikasi mengenai isu yang beredar terkait serangan ransomware yang diduga dilakukan oleh kelompok Bashe. Dalam penjelasannya, pihak BRI menegaskan beberapa poin penting.
Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI, Arga M. Nugraha, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan penilaian menyeluruh dan tidak menemukan adanya ancaman ransomware terhadap sistem mereka. Hasil asesmen menunjukkan bahwa data yang beredar dan dipublikasikan bukan merupakan data yang berasal dari sistem BRI.
"BRI menegaskan kembali bahwa seluruh layanan dan sistem perbankan tetap berjalan normal tanpa ada gangguan. Kami juga selalu memastikan bahwa keamanan data nasabah tetap terjaga," kata Arga dalam pernyataannya yang dikutip pada hari Minggu.
Ia juga mengapresiasi para nasabah yang tetap melakukan transaksi melalui berbagai layanan perbankan BRI, menunjukkan kepercayaan mereka terhadap institusi perbankan tersebut.
Sebelumnya, akun Falcon Feeds di X (Twitter) sempat mengunggah peringatan terkait ransomware yang mencakup informasi tentang BRI. Unggahan tersebut menyebutkan bahwa BRI merupakan salah satu bank terbesar di Indonesia.
Menurut Cybersecurity and Infrastructure Security Agency (CISA), penting bagi institusi keuangan untuk meningkatkan keamanan siber dan mengedukasi pengguna tentang praktik terbaik saat bertransaksi online untuk mencegah kebocoran data dan serangan ransomware.
Dengan langkah-langkah tersebut, BRI berupaya menjaga keamanan dan kepercayaan nasabah di tengah meningkatnya ancaman siber.
Tag
Berita Terkait
-
Cara Menonaktifkan Aksesibilitas di Smartphone, Akses Mobile Banking BRImo Jadi Makin Mudah dan Terlindungi
-
2 Fakta Menarik Usai Arema FC Hancurkan PSBS Biak di BRI Liga 1 2024-2025
-
99 Persen Transaksi BRI via e-Channel! BRImo Makin Jadi Andalan
-
Usai Jalani Operasi, Dokter Tim Persib Beberkan Kondisi Dedi Kusnandar
-
Persib Belum Terkalahkan di BRI Liga 1, Bojan Hodak Bicara Persaingan dengan Persebaya
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Mulai 1 September, Operasional Stasiun Karet Berpindah Total ke Stasiun BNI City
-
Karhutla Kembali Melanda Kariangau Balikpapan
-
IHSG Hari Ini Diprediksi Bergerak Terbatas, Ini Saham-saham Pilihan Analis
-
KGPAA Mangkunegara X Akan Tinggalkan Mangkunegaran untuk Kuliah S2 di London
-
15 Contoh Soal Cerita Bangun Ruang Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
-
Harga Smart TV 32 Inch Polytron Terbaru, Ini 3 Rekomendasi Termurah Layar Jernih
-
Miftahul Akhyar Kembali Jadi Rais Am PBNU, AHWA Pesan Rangkul Semua Elemen
-
3 HP Tecno RAM 12 GB dengan Performa Kencang dan Memori Lega, Mulai Rp3 Jutaan
-
TPA Liar Serang Terbakar, Bara Api Terkubur 7 Meter
-
5 Sosok Calon Ketum PBNU 2026-2031: Gus Kikin Teratas, Gus Rozin Masuk Daftar