- Hingga September 2026, PT Bank Rakyat Indonesia mencatat Rekening Emas aktif di aplikasi BRImo menembus 3.046.699 rekening.
- Lonjakan signifikan tersebut didorong oleh inovasi fitur Open Bundling Emas yang mengintegrasikan pembukaan rekening langsung ke dalam alur transfer.
- Dampak pertumbuhan ini menghasilkan total volume penjualan produk emas mencapai Rp5,13 triliun pada Januari hingga Agustus 2026.
Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus mencatatkan akselerasi pesat dalam digitalisasi layanan keuangan melalui aplikasi BRImo. Hingga September 2026, jumlah Rekening Emas BRI aktif berhasil menembus 3.046.699 rekening. Capaian ini mencerminkan pertumbuhan eksponensial sebesar 1.004% dibandingkan periode September 2025 yang saat itu tercatat sebanyak 276 ribu rekening.
Lonjakan ini didorong oleh hadirnya inovasi fitur Open Bundling Emas yang terintegrasi langsung dalam alur transaksi di BRImo. Fitur berupa pilihan tombol (toggle) tersebut memungkinkan nasabah membuka Rekening Emas tanpa harus menghentikan atau keluar dari alur transfer yang sedang dilakukan.
Direktur Information Technology BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi, menyampaikan bahwa pesatnya adopsi layanan ini membuktikan pentingnya kemudahan akses bagi nasabah dalam berinvestasi digital.
“Transformasi digital bukan hanya tentang menghadirkan fitur baru, tetapi bagaimana teknologi dapat menyederhanakan akses nasabah terhadap berbagai kebutuhan finansial. Melalui Open Bundling Emas, kami menghadirkan akses investasi langsung dalam alur transaksi di super app BRImo, sehingga proses pembukaan Rekening Emas dapat berlangsung secara lebih praktis dan terintegrasi,” ujar Saladin.
Meningkatnya adopsi Rekening Emas berdampak langsung pada performa transaksi emas digital BRI. Pada periode Januari hingga Agustus 2026, total volume penjualan produk emas BRI mencapai Rp5,13 triliun, tumbuh 217,42% secara year-on-year (YoY). Frekuensi transaksi juga melonjak 658,97% (YoY) hingga menembus 9,01 juta transaksi.
Pertumbuhan performa ini merata di hampir seluruh lini fitur investasi emas BRI:
- Beli Emas: Mencatatkan volume Rp757,42 miliar (naik 586,39%) dengan 6,09 juta transaksi (naik 3.011,01%).
- Top Up Emas: Mencapai volume Rp2,23 triliun melalui 1,67 juta transaksi.
- Jual Emas: Menyumbang transaksi senilai Rp1,82 triliun dari 885.292 transaksi.
- Cicil & Cetak Emas: Pengajuan Cicil Emas melesat 1.530,67%, sementara volume Cetak Emas tumbuh 109,09%.
Selain Open Bundling Emas, ekosistem emas di BRImo juga didukung oleh ragam kemudahan lain, seperti Tabungan Emas mulai dari Rp10.000 atau 0,1 gram dengan harga real-time, Cicil Emas fleksibel (tenor 3–36 bulan, DP mulai 15%, minimum 0,5 gram), serta fasilitas Transfer Emas antar-rekening secara real-time dan bebas biaya mulai dari 0,01 gram.
Saladin menambahkan, pendekatan yang praktis ini menjadi langkah strategis BRI dalam mengintegrasikan investasi ke dalam pola hidup nasabah.
“Bagi kami, investasi perlu hadir sedekat mungkin dengan keseharian nasabah dan menjadi bagian dari cara nasabah mengelola keuangan. Karena itu, BRI terus mengembangkan layanan yang relevan dengan gaya hidup dan kebutuhan nasabah, agar investasi dapat dimulai dengan lebih mudah dan dilakukan secara terencana,” tutup Saladin.