Bawa Mesin EDC ke Pengajian, Cara Unik Erni Lipat Gandakan Pendapatan BRILink Agen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:06 WIB
Erni, BRILink Agen yang komitmen menjaga kepercayaan masyarakat sebagai kunci keberlangsungan usaha [SUARA.COM/Nurhadi]
BACA 10 DETIK
  • Erni, pemilik warung di Lima Puluh Kota, mulai menjadi Agen BRILink pada tahun 2015 untuk mengatasi sulitnya akses perbankan warga.
  • Ia berhasil membangun kepercayaan masyarakat desa dengan mendemonstrasikan mesin EDC langsung di acara pengajian mingguan sejak beberapa tahun lalu.
  • Kini warung Erni melayani ribuan transaksi setiap bulan, menghasilkan peningkatan pendapatan dua kali lipat bagi keluarganya.

Suara.com - Berawal dari niat membantu tetangga yang kesulitan menjangkau kantor bank, Erni, seorang pemilik warung sederhana di Lareh Sago Halaban, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, kini memetik buah manis dari kegigihannya. Keputusannya bergabung sebagai Agen BRILink pada tahun 2015 tidak hanya mengubah nasib keluarganya, tetapi juga mendongkrak perekonomian warga di desanya.

Perjalanan tersebut dimulai lebih dari satu dekade lalu. Kala itu, akses terhadap layanan perbankan di wilayah tempat tinggal Erni masih terbilang minim. Warga desa harus menempuh perjalanan hingga belasan kilometer hanya untuk melakukan transaksi keuangan dasar di Unit Kerja BRI terdekat. Melihat kendala geografis ini, seorang Mantri BRI menawarkan Erni untuk mengoperasikan mesin Electronic Data Capture (EDC) BRI di warungnya.

Erni menyambut baik tawaran tersebut. Namun, mengedukasi masyarakat desa agar percaya pada transaksi perbankan digital di warung bukanlah hal yang mudah. Demi membangun kepercayaan warga, Erni menggunakan strategi yang unik dan persuasif. Ia membawa mesin EDC miliknya ke acara pengajian mingguan warga, terutama menjelang tenggat pembayaran tagihan listrik.

Langkah kreatif ini terbukti efektif. Lewat demonstrasi langsung di pengajian, warga mulai menyadari betapa mudah dan cepatnya bertransaksi tanpa harus keluar desa. Rasa ragu berganti menjadi kepercayaan. Aktivitas yang semula hanya pembayaran listrik berkembang menjadi transfer antar-rekening, penarikan tunai, hingga pembayaran berbagai kebutuhan harian lainnya.

Kini, warung Erni telah bertransformasi menjadi pusat transaksi keuangan lokal. Karena tingginya volume transaksi, BRI Kantor Cabang Padang bahkan memfasilitasi warungnya dengan dua unit mesin EDC sekaligus.

“Sekarang rata-rata sekitar 6.000 transaksi per bulan. Sebelum jadi agen, pendapatan warung saya sekitar Rp3 juta sampai Rp4 juta per bulan. Setelah jadi Agen BRILink, alhamdulillah pendapatan saya sudah naik dua kali lipat,” ujar Erni dengan nada penuh rasa syukur.

Kisah Erni menjadi bukti nyata bahwa keberanian menangkap peluang yang dipadukan dengan pendekatan sosial yang ramah mampu mengubah warung kecil di desa menjadi pilar inklusi keuangan yang memberdayakan masyarakat sekitar.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com