/
Senin, 15 Agustus 2022 | 14:46 WIB
Tangkapan layar ibu-ibu pencuri cokelat yang viral. (Twitter/@ex_Lolina) (Foto Istimewa)

5.       Sering merasakan Kembali desakan secara terus menerus untuk mencuri.

Secara pastinya Kleptomania belum dapat diketahui apa penyebabnya. Namun beberapa peneliti menyebutkan ada kemungkinan penderita memiliki ketidakseimbangan di dalam neurotransmitter (senyawa kimia) serotonin dan dopamine.

Senyawa serotonin berperan untuk mengatur suara hati sedangkan dopamin berperan untuk mengendalikan emosi. Penderita kleptomania bisa diturunkan dari anggota keluarga yang memang memiliki diagnosa kleptomania, obsessive-compulsive disorder (OCD), atau pecandu alkohol.

Memiliki gangguan kesehatan mental lain seperti depresi, axiety disorder, gangguan makan atau gangguan kepribadian bisa meningkatkan resiko melakukan kleptomania.

Masih belum ada pengobatan yang spesifik untuk penderita  kleptomania, dokter biasanya melakukan kombinasi psikoterapi dan obat-obatan seperti pemberian serotonin reuptake inhibitors (SSRIs) untuk meningkatkan kadar serotonin di dalam tubuh.

Load More